Connect with us

Berita Utama

ASTAGA! Diduga Ada Calo di Proses Seleksi Paskibraka Kota Manado, Tim dari Kejaksaan Ikut Legalkan ?

Published

on

PASKIBRAKA: Oknum RG yang diduga bukan panitia seleksi mengambil peran panitia dalam seleksi Paskirbraka Kota Manado. (foto:ist)

TELEGRAFNEWS—Dari tahun ke tahun, proses seleksi calon paskibraka di Kota Manado kerap menimbulkan persoalan. Teranyar, dalam seleksi di tahun 2021 yang berlangsung di tengah-tengah masa pandemic Covid-19.

Proses seleksi kali ini, diduga ada oknum alias calo, memanfaatkan momen seleksi ini dengan mengabaikan ketentuan regulasi yang berlaku, padahal yang bersangkutan tak masuk sebagai panitia seleksi berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Wali Kota Manado.

Bahkan, terinformasi oknum calo berinisial RG itu, nekat memasukan keponakannya sendiri Alicia Umar, yang jelas-jelas tak lolos dalam seleksi tahap awal, namun bisa ikut pada proses seleksi akhir. Oleh RG, Alicia Umar yang sudah tak lolos tahap awal menggantikan Natasya Thomas siswi SMK Negeri 3 Manado yang lolos pada seleksi awal.

Anehnya, langkah RG yang diduga sebagai calo tersebut, membuat panitia seleksi yang terdiri dari unsur Kejaksaan Manado, dan pemerintah serta beberapa alumni Paskibraka tak berkutik, padahal jelas-jelas nama Alicia Umar hanya ditulis tangan dalam surat keputusan seleksi tahap awal.

Bukan cuma itu, dalam salah satu foto yang beredar, RG yang diduga bukan panitia itu, terlihat berada di lokasi seleksi dan mengambil peran panitia, dengan melakukan proses pengukuran tinggi badan terhadap keponakannya sendiri yang sudah tak lolos dalam seleksi awal di SMK Negeri 3 Manado.

Terkait itu, orang tua calon paskibraka tahun 2021, Natalia Thomas yang sebelumnya lolos namun digugurkan tanpa alas an, protes. Menurut Santia Thomas orangtua Natalia, apa kapasitias oknum RG mengambil peran Panitia Seleksi Paskibraka 2021? Padahal yang bersangkutan (RG) bukan merupakan panitia. Kenapa masalah ini sengaja dibiarkan Panitia? Apakah karena ada unsur uang pelicin dalam seleksi? Sampai-sampai mengorbankan orang lain yang layak dan sudah dinyatakan lolos.

“Kapasitas apa yang bersangkutan (RG) hadir? dalam Surat Keputusan Wali Kota terkait dengan panitia dan tim seleksi, dia (RG) tidak terdaftar sebagai panitia ataupun tim Seleksi. Ini pun menjadi tanda tanya besar bagi orang tua dan masyarakat. Kita sudah mendapatkan bukti soal ini, dan selaku orang tua akan membawa ini ke ranah hukum,” tegasnya kepada TelegrafNews, Senin (5/4) 2021.

Santia mengatakan, bahwa paman daripada Alicia Umar ini diduga menjadi orang yang paling tahu terkait dengan hasil seleksi calon Paskibraka tahun 2021, dalam seleksi di stadion Klabat serta di Kejaksaan Tinggi

“Jangan sampai praktek-praktek seperti ini diduga ada calo dalam seleksi calon Paskibraka. Ini menjadi stigma buruk bagi pemuda-pemudi untuk menjadi seorang paskibraka kota Manado tahun 2021,” kritiknya. (van/rds)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending