Connect with us

Berita Utama

Soal Surat Gubernur, ABRAM EHA: Demi Jabatan, Marthen Jangan Bohongi Bupati Joune Ganda

Published

on

TELEGRAFNEWS—Belum ditindaklanjutinya surat dinas Gubernur Sulut Olly Dondokambey, terkait polemik rolling pejabat, dikritisi keras Ketua Fraksi PDIP di DPRD Minut, Abram Eha.

Menurut dia, ada upaya menjerumuskan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulong dalam pemerintahan, terutama soal rolling pejabat yang dinilai tak sesuai aturan sesuai surat dinas gubernur bernomor 800/21.N75/Sekr-BKD, tertanggal 8 Maret lalu.

Politisi partai moncong putih itu menjabarkan, bupati dan wakil bupati tengah dibohongi orang-orang yang hanya mencari muka dan jabatan, demi kepentingan pribadi. Sebab mereka menyampaikan surat gubernur telah dibalas, padahal hingga kini tak kunjung ditindaklanjuti.

“Di sana, ada pembohongan yang dilakukan terhadap bupati dan wakil bupati. Kami berharap, Pak Marthen yang dipercayakan Pak Joune Ganda dan Pak Kevin, harus menjaga elektabilitas dari bupati dan wakil, jangan justru menjatuhkan. Kita berpendapat, sebagai fraksi tetap berisi keras untuk mendorong secepatnya bupati dan wakil menyikapi surat gubernur,” kecamnya saat menghubungi TelegrafNews, Senin (22/3) 2021.

Lanjut Eha, kalaupun menurut Marthen hal itu sudah dikonsultasikan ke kementerian terkait, harusnya dibuktikan dengan dokumen pendukung, jangan hanya beretorika. Misalnya, konsultasinya kapan? Di Kementerian ketemu siapa? Terus bukti-bukti pendukung apa saja? Bagaimana hasil konsultasinya. Jikapun ke kementerian, harusnya dikonsultasikan dulu ke provinsi, bukan melangkahi provinsi.

“Ini institusi pemerintahan. Sekali lagi jangan ada pembohongan, Marthen Sumampuw mau mencari muka kepada Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, sementara tindakannya itu menjerumuskan bupati dan wakil. Fraksi PDIP tidak suka seperti ini, dan tetap mendukung semua program bupati dan wakil bupati,” tegas Eha.

Masih menurut Eha, pada dasarnya bupati dan wakil bupati sangat konsisten dan berkomitmen dalam membawa perubahan dan kesejahteraan rakyat Minut.

“Fraksi PDIP mengecam keras oknum-oknum yang memanfaatkan kesibukan bupati dan wakil dalam bertugas melayani rakyat. Ingat, jangan coba-coba memanfaatkan kelengahan bupati dan wakil demi mencari jabatan dan keuntungan pribadi. Marthen jangan lakukan pembohongan,” tutup politisi gedung Tumatenden ini.

Diketahui, sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKKP), Marthen Sumampouw mewakili Kepala BKPP Defintif Stevi Watupongoh, tak menampik adanya surat tersebut. Kata Marthen Sumampouw, bahwa surat Gubernur Olly Dondokambey yang dikirim melalui BKD Provinsi, itu sudah diterima BKPP Minut.

“Ia suratnya ada. Surat Gubernur Olly Dondokambey itu, hanya meminta penjelasan. Dan kami sudah memberikan penjelasan ke gubernur. Surat balasan kami (BKPP) Minut itu sudah dikirimkan ke provinsi pada Rabu 10 Maret,” jawabanya ketika dikonfirmasi TelegrafNews, pada Jumat 12 Maret lalu.(van/rds)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending