Connect with us

Opini

Pandemi vs Investasi

Published

on

Setahun sudah Pandemi covid-19 telah menghantam hampir seluruh aktivitas ekonomi dunia, tak terkecuali dengan Indonesia, setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan langsung tentang pandemi mematikan itu tepat Maret setahun yang lalu. Begitu banyak orang yang merasakan dampak dari mewabahnya Virus ini.

Tak hanya menyerang kesehatan masyarakat, tapi pandemi ini juga membuat remuk sendi perekonomian. Hampir sepanjang tahun 2020, bisnis retail, hotel hingga penerbangan mengalami penurunan  pendapatan bahkan sampai di tutup karena tak ada pemasukan lagi. Harga-harga saham di bursa dilaporkan anjlok dan orang dibayangi kelesuan ekonomi.

Tak hanya sampai disitu, adanya penerapan protokol kesehatan (Prokes) dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dirasa menjadi penghambat dalam berinvestasi. Pemerintah Indonesia telah bereaksi terhadap kondisi ini sejak awal Maret 2020 lalu dengan himbauan untuk melakukan aktivitas dari rumah. Ini memaksa berbagai bisnis dan industri untuk beradaptasi, termasuk industri PBK (Perdagangan Berjangka Komoditi) dan bursa komoditi.

Namun, Rasa optimis hadir di tengah ketidakpastian dalam investasi dan perdagangan, berakibat harga komoditi bergejolak. Ada yang turun tajam, ada yang naik tajam. Hal ini menjadi sebuah peluang besar bagi para Spekulator untuk memanfaatkan produk-produk berjangka di perusahaan mereka masing-masing.

Beberapa faktor seperti fluktuasi harga komoditas dan nilai tukar, serta adanya pergantian investasi dimana perdagangan berjangka bisa dijadikan primadona. Ini bisa di katakan kesempatan yang sangat baik Bagi para investor yang memang motivasinya adalah mencari keuntungan. Maka berbagai cara dilakukan agar meningkatkan rasa percaya dan keinginan investasi yang mereka tanamkan bisa memberi hasil.

Mari kita melirik sebuah perusahaan Berjangka Komoditi Di Sulawesi Utara, PT Equity World Feature yang bisa menjadi perusahaan pialang berjangka bilateral teraktif medio Februari 2021. Langkah bagus PT EWF yang tahun lalu volume transaksinya berada di peringkat 4, kini menuai hasil gemilang di tahun 2021 yakni menyodok di peringkat 3 di Bursa Berjangka Jakarta. ini menunjukkan bahwa industri ini terus tumbuh dan meningkatnya rasa percaya dan keinginan para investor untuk berinvestasi dalam perdagangan berjangka dalam masa pandemi melalui EWF, di Sulawesi Utara khususnya di kota Manado.

Dengan prestasi yang di raih PT EWF ini, Direktur Utama BBJ Stephanus Paulus Lumintang, Bahwa persoalan Pandemi Covid-19 tidak akan mengganggu terlalu jauh terhadap kinerja perdagangan berjangka komoditi. “Ditunjang dengan volatilitasnya harga komoditi, khususnya emas, sehingga menyebabkan terciptanya peluang untuk mendapatkan keuntungan lebih cepat dan terukur, tentunya dengan pertimbangan resiko atas instrumen investasi yang dipilih tersebut,”ungkap Lumintang. “Data perdagangan terlihat mengalami pertumbuhan yang sangat positif. Kemudian ada dukungan serta peran stakeholder,” ujar Lumintang saat kunjungannya di Kota Manado beberapa waktu lalu.

Investasi di perdagangan Berjangka bisa dijadikan primadona dalam masa-masa seperti ini. Terlebih saat pemerintah sudah memberlakukan status WFH (work from home) maka Perkembangan teknologi informasi (IT) saat ini mendukung terjadinya transaksi dari jarak jauh secara online. Dengan demikian transaksi perdagangan berjangka bisa berjalan terus tanpa gangguan yang berarti. tentunya dukungan teknologi IT dalam perdagangan berjangka memang harus ditopang oleh sumberdaya manusia yang kompeten.

Melakukan sosialisasi dan pemantauan dengan menggunakan teknologi yang ada, kemudian didukung dengan sistemisasi yang terintegrasi bisa menjadi kesempatan untuk memilih investasi dalam perdagangan berjangka dalam mengoptimalkan return yang lebih baik. Akan tetapi dibutuhkan juga tenaga manusia dalam memastikan surveillance dan koneksitas serta penggunaan hardware dan software dalam mengawasi pasar dan parameter yang ada.

sebagai tambahan, Haruslah ada pemahaman produk dan kerjasama yang baik dengan Wakil Pialang Berjangka sebagai konsultan investasi yang telah teruji dan tersertifikasi untuk mengedukasi masyarakat yang ingin mengenal peluang investasi di Perusahaan Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK).

Info seputar lonjakan harga logam mulia turut mengedukasi masyarakat bahwa ada alternatif investasi dalam bentuk kontrak berjangka yang berpeluang lebih menguntungkan dengan syarat manajemen risiko yang terjaga. Peluang investasi logam mulia menjadi sangat menarik karena sifatnya yang safe haven. Artinya memiliki nilai yang stabil di tengah ketidakpastian ekonomi. Kebanyakan investor banyak memilih komoditas logam mulia berupa emas, yang diyakini mampu bertahan menghadapi tekanan pasar. Namun demikian, para investor haruslah memperhatikan risiko yang terkandung. Risiko bukanlah sebuah momok, yang terpenting dipahami agar bisa dikelola dengan baik.(*/Fajrin Haryanto)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending