Connect with us
BANNER-DINAS-PUPR-BOLAANG-MONGONDOW

Daerah

Kadis Kominfo, Adilang : Masyarakat Jangan Termakan Isu Tidak Benar, Pemkab Sangihe Jelas Tolak PT. TMS

Published

on

TELEGRAFNEWS – Penolakan terhadap kehadiran PT. Tambang Mas Sangihe (PT. TMS) yang hendak melakukan aktivitas pertambangan di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, terus dinyatakan oleh berbagai pihak. Para pemerhati lingkungan, bahkan masyarakat Sangihe yang berada diperantauan pun secara lantang menyuarakan penolakan terhadap hal ini. Sebab bukan tanpa alasan, semua menolak adanya pertambangan demi melindungi dan menjaga kelangsungan lingkungan hidup di tanah tercinta, Tampungang Lawo.

Sayangnya, polemik pertambangan ini, kini dijadikan momentum oleh sebagian pihak sebagai ‘senjata politik’. Dengan memanfaatkan kondisi yang ada, segala bentuk upaya penggiringan isu ke ranah publik pun dipaparkan, seakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, di bawah kepemimpinan Bupati Jabes Ezar Gaghana terlibat di dalamnya. Padahal baru-baru ini, Bupati Gaghana sudah memberikan penegasannya terkait kehadiran dan ijin PT. TMS.

“Kita tidak pernah mengeluarkan ijin, itu semua dari pusat, karena ini dari pusat dan menyangkut pemerintahan, diperintahkan oleh pusat, kita di daerah harus menjalankan,” Kata Gaghana. Rabu,(24/3) lalu.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sukardi Adilang pun angkat bicara. Kepada TELEGRAFNEWS.CO Dia mengatakan bahwa sedari awal sikap Pemerintah Daerah (Pemda) tidak ingin adanya eksploitasi emas di daratan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Bupati Kepulauan Sangihe pada awal pemerintahan, sekitar Tahun 2017/2018, pernah diajak bertemu dengan PT. TMS, tapi Bupati menolak tawaran tersebut, karena Bupati memikirkan nasib rakyatnya di Sangihe. Sebab tidak bisa dipungkiri, pulau Sangihe yang kecil ini akan menjadi porak-poranda bila dieksploitasi oleh pertambangan,” Jelas Adilang. Senin,(29/3) 2021.

Sementara terkait penggiringan opini yang sengaja dibentuk oleh sebagian pihak sebagai upaya menjatuhkan citra Pemda, dalam hal ini Bupati Kepulauan Sangihe. Adilang menegaskan, jika selama ini ada isu atau informasi yang menyatakan bahwa pemerintah tidak memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya, sudah dipastikan informasi tersebut tidak benar.

“Dihimbau kepada masyarakat agar jangan mudah termakan isu-isu yang tidak benar, yang sengaja disebarkan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggungjawab,” Ujar Adilang.

Daerah tercinta kita, tanah Tampungang Lawo saat ini tengah ‘terancam’ dengan kehadiran PT. TMS Sangihe yang hendak melakukan aktivitas pertambangan, namun memanfaatkan kondisi ini sebagai ‘senjata politik’ bukankah lebih buruk dari ‘ancaman’ itu sendiri?! (Dendy Abram)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending