Connect with us

Daerah

Jual Tri X, Dua Pria Ini Terancam 15 Tahun Penjara

Published

on

TAK BERKUTIK. Dua pengedar psikotropika jenis Trihexyphenidyl di Talaud diringkus Satreserse Narkoba Polres Talaud. (Foto:Ist)

TELEGRAFNEWS – Dua orang lelaki pengedar psikotropika golongan empat jenis Trihexyphenidyl (Tri X/Trihex/THP), AAS (25) dan AM (30) akhirnya mendekam di balik jeruji tahanan Polres Talaud dan terancam hukuman maksimal lima belas tahun penjara dan denda satu juta lima ratus ribu rupiah.

AAS dan AM ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Kepulauan Talaud di kompleks pasar Beo,  Kecamatan Beo, Talaud, Rabu (3/3) 2021 siang.

Dari tangan keduanya, polisi menyita barang bukti berupa obat Trihexyphenidyl warna kuning sebanyak 10 butir yang dikemas dalam satu kantong plastik ukuran kecil, uang seratus ribu rupiah pecahan lima puluh ribu rupiah, dan dua buah HP.

Polisi menyebutkan, dari hasil pengembangan, diketahui bahwa obat yang digunakan untuk mengatasi gejala parkinson dan juga digunakan untuk mengurangi efek samping obat antipsikotik pada pasien gangguan jiwa/skizofrenia yang penggunaannya harus dengan resep dokter ini pelaku dapatkan dari Makasar.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku kini mendekam di dalam tahanan Mapolres Kepulauan Talaud dan bakal dijerat Pasal 197 subsider pasal 196 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp. 1.500.000.

“Keduanya akan di jerat dengan Pasal 197 subsider pasal 196 Undang2 RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan yang berbunyi Setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp1.500.000, pungkas Kasat Reserse Narkoba Iptu Derry Eko Setiawan.

Terpisah, Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Alam Kusuma S Irawan mengatakan, akan menindak tegas semua bentuk peredaran Narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah Talaud.

“Tindakan tegas akan dilakukan terhadap  peredaran Narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah Talaud, untuk itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan atau mengedarkan serta menyalahgunakannya. Jika menemukan dan mendapatkan  info terkait peredaran obat dan narkoba di wilayah Kabupaten Talaud segera laporkan kepada satuan Reskrim Narkoba untuk ditindaklanjuti,” singkat Kapolres. (Rey)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending