Connect with us

Daerah

Hehehe! Akui Khilaf, Kabanwas PD Pasar Manado Anggap Korban Asusila Sebagai Anak

Published

on

ilustrasi

TELEGRAFNEWS- Hehehe! meski tak bermuara ke ranah hukum dan telah diselesaikan secara baik-baik, lewat surat permintaan maaf. Namun peristiwa dugaan asusila yang dilakoni oknum Ketua Badan Pengawas (Kabanwas) MB alias Max, Sabtu (27/2) pekan lalu, menarik diikuti dan jadi pelajaran bagi kita semua, agar lebih berhati-hati dalam bersikap, terutama kepada lawan jenis.

Santer dituding dan ramai dibicarakan melakukan tindak asusila, dengan cara memeluk dan mencium kepala dua gadis selaku bawahnnya di kantornya, beberapa waktu lalu. Oknum Kabanwas PD Pasar Manado MB alias Max, akhirnya buka suara.

Kepada TelegrafNews, MB alias Max menjelaskan, kalau situasi di kantor PD Pasar Manado sudah sangat kondusif. Dan sudah tak ada persoalan lagi, mengingat kedua korban tersebut sudah dianggap seperti anak sendiri di tempat kerja, demikian juga dengan keduanya sudah menganggap, dirinya adalah orang tua mereka.

“Kami sudah berkomunikasi. Dan saya sudah menganggap mereka adalah anak-anak yang berada di tempat kerja, demikian juga mereka menganggap kami orang tua. Proses konsiliasi sudah dilakukan, bahwasannya tindakan itu hanyalah hubungan kerja antara pimpinan dan bawahan,” beber Max, Senin (1/3) 2021, siang via aplikasi WhatsApp.

Max juga menjelaskan, tindakannya itu adalah murni kehilafan dirinya dan tak ada maksud lain, apa lagi melakukan tindakan asusila terhadap kedua karyawannya.

“Manusia tidak pernah lepas dari kekhilafan, semua itu akan berlalu dan kita sanggup berdiri kembali dan menatap ke depan lebih baik lagi. Sehingga apapun itu, kita hidup kebih kondusif supaya hidup lebh baik lagi dan tidak menjatuhkan satu sama lain,” tandasnya.

Dugaan asusila itu, sudah diklarifikasi kepada kedua korban, dan secara terbuka meminta maaf serta memberikan pernyataan, bahwa menganggap Kabanwas adalah seorang orang tua yang berada di lingkungan kerja.

“Mereka yang sangat mengerti, memahami dan memaafkan dan tidak mempersoalkan masalah ini lagi,” tutup Max.

Pernyataan Kabanwas itu menguatkan klarifikasi salah seorang korban berinisial Jingga (19) bahwa pak Kabanwas telah melayangkan permohonan maaf kepada mereka.

“Iya pak Kabanwas sudah melakukan permohonan maaf kepada saya dan teman saya, dia sudah menganggap kami berdua sudah seperti anaknya,” tutup Jingga.

Sementara itu Direktur Utama PD Pasar Stenly Suwuh melalui Staf khususnya Briand Holle mengatakan bahwa masalah ini sudah dibicarakan bersama dalam rapat internal jajaran direksi PD Pasar.

“Masalah itu sudah diirapatkan dalam internal, dan direksi sudah memberikan teguran kepada sang oknum,” terangnya. (van)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending