Connect with us
BANNER-DINAS-PUPR-BOLAANG-MONGONDOW

Berita Utama

Densus 88 Dalami Jaringan Teror Bom di Makassar 

Published

on

OLAH TKP: Tim Kepolisian melakukan olah TKP peristiwa bom bunuh diri di Makassar. (foto:ist)

TELEGRAFNEWS—Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, tengah focus melakukan kajian dan penyidikan mendalam guna memburu jaringan, atas aksi pelaku bom bunuh diri yang terjadi di Makassar depan Gereja Katedral, Minggu (28/3) 2021, pagi.

Penegasan itu disampaikan Irjen Argo Yuwono selaku Kadiv Humas, dalam konfrensi pers yang digelar di Mabes Polrii, Minggu (23/8) siang. Katanya, Densus 88 saat ini tengah, dan mengumpulkan berbagai bukti di lokasi kejadian, sebagai rangkain proses penyidikan dalam menuntaskan kasus teror ini.

“Harap bersabar soal jaringannya apa, penyidikan tengah dilakukan. Tentunya kita harus mengetahui persis dari barang bukti, alat bukti yang ditemukan dan keterangan saksi nanti kita akan dapatkan jaringan mana,” tutur Argo seperti dilansir dari cnnindonesia.

Lanjutnya, saat ini penyidik Densus 88 tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dalam proses ini, Densus melibatkan Polrestabes Makassar serta Polda Sulawesi Selatan. Sambil menunggu proses penanganan oleh aparat, Jubir Mabes Polrii ini, mengiimbau serta mengajak masyarakat tetap tenang, dan melaksanakan aktivitas seperti biasa saja.

“Dan kita berharap kepada seluruh masyarakat tetap tenang, tetap melaksanakan kegiatan seperti biasa. Proses penyidikan dan pengusutan tentunya dilakukan secara menyeluruh,” imbaunya.

Diketahui, proses ledakan bom bunuh diri, ituu terjadi di Gereja Katedral Makassar, saat proses peribadatan tengah berlangsung. Dalam peristiwa itu, dikabarkan korban luka mencapai 14 orang, mereka umumnya menderita luka dii kaki, muka, tangan, serta leher.

Argo juga menambahkan, dkalau saat kejadian, diketahui dua orang sementara berboncengan, menggunakan sepeda motor matik DD 5984 MD.

“Diduga dinaiki dua orang yang kemudian terjadi ledakan di depan pintu gerbang gereja,” tutupnya. (rds/cnn)

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending