Connect with us

Daerah

Cegah Tindakan Korupsi, KPK Bantu Pemprov Sulut Tangani Sertifikasi Aset Daerah

Published

on

Pengelolaan Aset Daerah
Pemprov Sulut rapat daring bersama KPK

TELEGRAFNEWS – Semangat pencegahan korupsi benar-benar diwujudkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dibawa nahkoda Olly Dondokambey dan Steven O.E Kandouw. Itu tergambarkan, lewat langkah Pemprov Sulut menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam melakukan penataan dan pengelolaan aset daerah, terutama melakukan proses sertifikasi.

Bentuk sinergitas dengan melibatkan lembaga anti rasuah itu, terpotret dalam rapat daring bersama tim Pemprov Sulut dan KPK, yang berlangsung Senin (1/3) 2021 di ruang kantor gubernur. Rapat membahas kendala dan upaya percepatan sertifikasi aset pemda dengan satuan tugas KPK wilayah 4 itu, dipimpin langsung Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Gammy Kawatu mewakili Sekdaprov Sulut Edwin Silangen.

“Kegiatan ini sangat kami apresiasi, dan kami pandang sebagai bentuk perhatian KPK RI kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Menjadi harapan, kita semua akan terus menjalin sinergitas yang positif, dalam mensolusikan berbagai kendala guna percepatan Sertifikasi Aset Pemda di Sulut, dalam mencegah dan memberantas korupsi di daerah, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” urai Kawatu saat menyampaikan sambutan Sekdaprov Sulut.

Sejauh ini, Pemprov Sulut, hingga 31 Desember 2020 lalu, sudah melakukan proses sertifikasi aset sebanyak 249 aset berupa 161 tanah perangkat daerah dan 88 tanah sekolah. Dan secara keseluruhan total aset pemprov sebanyak  594, terdiri dari 343 tanah Perangkat Daerah dan 251 tanah sekolah.

Lewat rapat via daring tersebut, Pemprov menargetkan untuk untuk tahun 2021, bisa melakukan sertifikasi terhadap 75 aset dan harus memiliki sertifikat. Namun demikian, disadari ada berbagai kendala yang dihadapi dalam proses Sertifikasi Tanah Atas Tanah Pemprov Sulut, yang menuntut sinergitas untuk mensolusikannya. Berbagai kendala itu, antara lain, mengani 12 bidang tanah menunggu penerbitan sertifikat dari Kantah Manado, 4 bidang tanah menunggu penerbitan
sertifikat dari Kantah Minahasa, 2 bidang tanah menunggu penerbitan sertifikat dari Kantah Minahasa Utara,2 bidang tanah menunggu penerbitan Sertifikat dari Kantah Sitaro. (vira)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending