Connect with us

Daerah

BNN Sangihe Gelar Raker Bersama Pemkab Sangihe

Published

on

TELEGRAFNEWS – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kepulauan Sangihe, menggelar Rapat Kerja Pemetaan Kelompok Sasaran di Instansi Pemerintah Daerah dalam rangka Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba, bertempat di Hotel Tahuna, Kecamatan Tahuna. Selasa,(9/3) 2021.

Rapat kerja ini dihadiri peserta sebanyak 20 orang dari 20 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan narasumber Sekretaris Daerah (Sekda) Sangihe M Harry Wolf, Kepala BNN Kabupaten Kepulauan Sangihe Melky Tuwankotta dan Kepala Badan Kesbangpol Sangihe Frangky Nantingkaseh.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengajak kepada seluruh OPD terkait, untuk bersinergi dalam mendukung pelaksanaan program P4GN dan Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba, dengan membuat Rencana Aksi Daerah dibidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika. Dimana Rencana Aksi Daerah tersebut sebagai implementasi dari Inpres No 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) P4GN dan Prekursor Narkotika serta Permendagri No 12 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pelaksanaan P4GN dan PN,” Jelas Kepala BNN Kabupaten Kepulauan Sangihe, Melky Tuwankotta.

Adapun Rencana Aksi Daerah atau Aksi Generik P4GN yang harus dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota, Kata Tuwankotta meliputi beberapa hal, antara lain Pembuatan Regulasi mulai dari Perda/Perbup/instruksi bupati, lalu Penyebarluasan informasi P4GN yang disosialisasikan atau dikampanyekan melalui media elektronik, media cetak, baliho dan sejenisnya. Kemudian juga melaksanakan tes urine bagi ASN, membentuk satuan tugas atau relawan anti narkoba serta memasukan materi terkait P4GN dalam kegiatan Diklat ASN maupun Sekolah Kedinasan.

“Jadi melalui Rencana Aksi Daerah ini diharapkan dapat dilaksanakan oleh seluruh OPD yang ada sesuai dengan Tupoksi masing-masing dalam kurun waktu 2020-2024 dalam melakukan Perang Melawan Narkoba (WAR on DRUGs) menuju Indonesia BERSINAR (BERSIH NARKOBA), sehingga dapat menekan jumlah angka penyalahguna di Indonesia, lebih khusus di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” HarapNya.

Kepala Badan Kesbangpol Sangihe, Franky Nantingkaseh ketika memberikan materi, sebagai narasumber kegiatan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe M Harry Wolf mengatakan bahwa pada prinsipnya Aparatur Sipil Negara (ASN) juga harus mengambil peran dalam memerangi dan mencegah peredaran narkoba ditengah masyarakat dan generasi muda.

“Memang di Kabupaten Kepulauan Sangihe masih 0 persen pengguna narkoba. Namun jangan terlena, tetap waspada, tingkatkan pengawasan baik di lingkungan tempat kerja maupun di tengah masyarakat,” UcapNya.

Sekda M Harry Wolf bahkan mengharapkan adanya sinergitas dengan berbagai pihak, seperti TNI-POLRI, Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan, serta Pemerintah Desa dalam upaya memerangi narkoba.

“Karena itu, diharapkan pula peranan Apartur Sipil Negara (ASN) mampu mendeteksi peredaran narkoba di tengah masyarakat maupun di tempat kerja dan dimana seorang ASN berdomisili. Sebab narkoba adalah musuh negara, perusak masa depan generasi bangsa dan negara, harus diberantas,” PungkasNya. (Ddy)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending