Connect with us
BANNER-DINAS-PUPR-BOLAANG-MONGONDOW

Berita Utama

500 Orang Mengungsi, Kebakaran Kilang Pertamina Akibatkan Enam Warga Luka Berat

Published

on

TERBAKAR: Kondisi Kilang Minyak Pertamina di Indramayu yang hangus terbakar. (foto:ist)

TELEGRAFNEWS—Tragedi kebakaran kilang minyak milik PT Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3) dini hari, mengakibatkan enam orang alami luka berat, sekitar 50-70 persen badan mereka hangus terbakar.

Keenam warga tersebut, yakni Ahmad Asrori (22), Raka Dani (18), Khairul Ikhwan (16), Jaka Adil Faturahman (17), Kosim (17) dan Abdul Aziz (17), mereka mengalami luka bakar hingga 50-70 persen dan dalam perawatan tim medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Indramayu.

“Mereka mengalami luka bakar, kondisinya variatif ada yang 50 persen, ada yang alami luka bakar hingga 70 persen,” kata Humas RSUD Indramyu seperti dilansir dari cnnindonesia, Senin (29/3) 2021, siang.

Karena kondisi tersebut, para korban sudah dirujuk menggunakan 6 unit ambulance bantuan dari Pertamina untuk diobati ke RSPP Jakarta.

Selain korban luka berat, terinformasi juga ada sekitar 23 orang alami luka riangan, mereka sudah dalam perawatan, kondisi luka dialami karena rumah para korban dekat dengan kilang pertamina yang menjadi lokasi kebakaran, ada juga yang sedang melintas jalan dan jadi korban.

Untuk warga yang mengungsi dari dua desa di sekita lokasi kebakaran, mencapai angka 500 orang. Mereka ditempatkan di Pendopo Indramayu sebanyak 300 orang dan 200 orang lainnya mengungsi di GOR Pertamina.

Pelaksana Tugas Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Indramayu, Caya menyebut, Kebakaran kilang berlangsung pada pukul 01.00 WIB, suara ledakan terdengar hingga lima kilometre.

“Penanganan terhadap korban atas peristiwa ini, terus dilakukan dan membantu para korban yang mengungsi,” urainya. (rds/cnn)

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending