Connect with us

Daerah

Umbase Sebut Kumtua Nain Satu ‘Bohong’, Inspektorat Tunggu Rekomendasi DPRD

Published

on

Umbayse Mayuntu
BERANG: Dalam keterangan, Kepala Inspektorat Umbase Mayuntu sebut Kumtua Nain Satu, berbohong. (FOTO:Suratman/TelegrafNews)

TELEGRAFNEWS-Kepala Inspektorat Minahasa Utara (Minut), Umbase Mayuntu, sebut Hukum Tua (Kumtua) Desa Nain Satu, Masye Soeroegalang berbohong. Pasalnya kumtua di desa tersebut, mengaku dana desa tahun 2020 sudah di periksa Inspektorat.

Sementara itu, menurut Umbase, pihaknya sampai saat ini belum periksa dana desa (Dandes) tahun anggaran 2020 di Desa Nain Satu.

“Kami belum ada pemeriksaan, kalau dia (Kumtua) bilang sudah, itu bohong,” cetusnya, baru-baru ini.

Dia menjelaskan, dalam pengawasan, pihaknya tak langsung melakukan audit pada saat turun ke lapangan.

“Kami dari pengawasan itu terdiri dari Audit, Review, Monitoring dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Jadi, tim yang pernah turun waktu lalu itu hanya monitoring. Ini di desa kan tidak mengetahui jenis-jenis pengawasan, makanya mereka di desa hanya tau ada tim yang datang kelapangan dianggap itu sudah periksa, pada hal baru monitoring. Monitoring kan datang cek, tidak melakukan audit,” jelasnya.

Dalam tahapan hearing antar komisi Satu dengan perangkat desa Nain Satu lalu. Lanjut Umbase, jika sudah ada kepetusan dan pihak Komisi Satu, dan merekomendasi ke Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan secara khusus. Ia katakan, pihaknya siap menindak lanjutinya.

“Kalau ada permintaan khusus kami siap periksa. Apa lagi lembaga DPRD yang minta, kami akan periksa khusus,” tukasnya.

Sebelumnya, Hukum Tua Desa Nain Satu, Masye Soeroegalang mengatakan tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya atas dugaan penyelahgunaan dana desa tahun 2020 ,telah selesai diperiksa Inspektorat.

“Kan sudah diperiksa Inspektorat dan samapai sekarang aman-aman,” katanya. (bungsu)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending