Connect with us

Daerah

Rencana Pembukaan Sekolah Sepakbola Usia Dini Mendapat Respon Positif

Published

on

TELEGRAFNEWS – Rencana Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kepulauan Sangihe, untuk membuka Sekolah Sepakbola usia dini, mendapat respon positif dari berbagai kalangan.

“Memang kami juga melihat, rencana pembukaan sekolah sepakbola usia dini ini, banyak menuai respon positif dari masyarakat. Tentunya kami selaku instansi teknis akan berupaya menanganinya dengan serius. Bahkan sudah ada beberapa orang tua yang menghubungi kami untuk mendaftarkan anaknya, bilamana sekolah sepakbola nanti dibuka.” Kata Kepala Dispora Sangihe, Wandu Labesi ketika ditemui di ruang kerjanya.Rabu,(03/02)2021 Kemarin,

Adapun beberapa hal yang menjadi pertanyaan seputar sekolah sepakbola tersebut, antara lain ketersediaan lokasi latihan, jumlah peserta didik, sampai kelanjutan seusai mengikuti pelatihan.

“Persoalan lokasi latihan dalam hal ini lapangan, tentu kita ketahui sudah ada 2 lapangan yang bisa jadi alternatif, yakni lapangan gesit ataupun lapangan Santiago. Dan itu sudah cukup memenuhi untuk dijadikan lokasi pelatihan.” Jelas Labesi.

Sedangkan untuk jumlah peserta didik yang nanti akan diterima di sekolah sepakbola tersebut, kata Labesi akan dibagi perkelas masing-masing 40 siswa.

“Jumlah total kuota penerimaan sebanyak 80 siswa. Jadi karena pelatihnya ada 2 orang, maka mereka akan dibagi perkelas 40 orang. Namun, bila dalam proses pendaftaran pesertanya banyak, maka tentu saja akan dilakukan seleksi oleh pelatih, mana yang punya potensi.” UngkapNya.

Sementara terkait lanjutkan seusai mengikuti pelatihan di sekolah sepakbola tersebut, Labesi menyebutkan salah satu target ialah mengikuti Piala Kemenpora.

“Kami rencananya dengan Pusat Pelatihan Olahraga Daerah memang memfokuskan untuk sepakbola. Agar nanti bila Piala Kemenpora dilaksanakan, kita sudah punya anak-anak yang terlatih, sehingga Kabupaten Sangihe akan ikut untuk perwakilan Provinsi Sulawesi Utara.” UjarNya.

Bahkan untuk kedepan, kata Labesi, tidak menutup kemungkinan bila nanti para siswa akan direkrut boleh berbagai klub sepakbola.

“Dispora memang hanya menangani untuk usia dini saja. Karena bila usia sudah diatas 16 tahun, itu sudah masuk dalam Intervensi Askab. Tapi tidak menutup kemungkinan bilamana ada klub sepakbola yang melihat bakat dari siswa dan mau merekrutnya, tentu dipersilahkan.” PungkasNya.

#Dendy_Abram

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending