Connect with us

Daerah

Polemik Pemberhentian 11 THL Tidore, DPRD Sangihe Gelar RDP Bersama Eksekutif

Published

on

Rapat Dengar Pendapat
RAPAT BERSAMA: DPRD Kabupaten Sangihe menggelar RDP bersama Eksekutif terkait pemberhentian 11 orang THL. (foto:dendy/TelegrafNews)

TELEGRAFNEWS – Gerak cepat ditempuh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sangihe, pasca diberhentikannya sebelas orang tenaga harian lepas (THL) yang bertugas di Kelurahan Tidore, beberapa waktu lalu.

Upaya penyelesaian dilakukan DPRD lewat rapat dengar pendapat (RDP), dipimpin Wakil Ketua I Fredy Sondakh, Senin (22/1) 2021, siang di kantor dewan. RDP melibatkan unsur eksekutif dan berlangsung selama dua jam, menghasilkan satu poin rekomendasi. Yakni mempersilahkan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sangihe, untuk memberikan solusi bagi para THL yang kehilangan pekerjaannya, dalam tenggang waktu 1 minggu.

“Kami menyerahkan hal ini kepada Pemda Sangihe untuk melakukan tindaklanjut dan kami juga telah meminta Pemda, mencari solusi terbaik, terutama menyangkut nasib 11 pekerja melalui Asisten I Setda Sangihe,” ungkap Sondakh ketika dikonfirmasi seusai RDP.

Lanjutnya, bilamana tindaklanjut dimaksud belum bisa dipenuhi oleh Pemda Sangihe, maka pihaknya akan kembali menggelar RDP pada awal Maret nanti, dengan menghadirkan lintas komisi DPRD Sangihe.

“Jadi kalau memang belum ada hasil tindak lanjut, kita akan gelar RDP dengan lintas komisi yang artinya akan paripurna, guna menyelesaikan problem tersebut,”  tambahnya lagi.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Irklis Sombounaung mengatakan, bahwa terkait rekomendasi tersebut, akan segera diteruskan kepada pimpinan daerah dalam hal ini bupati dan wakil bupati, untuk kepastian tindaklanjut polemik yang terjadi, serta mengevaluasi terhadap kebijakan yang diambil oleh Lurah Tidore.

“Jadi akan disampaikan dulu ke pak bupati dan pak sekda, kemudian dilaksanakan rapat teknis membahas bersama rekomendasi ini. Hasilnya disampaikan lagi ke pak bupati melalui sekda. Nantinya akan disarankan ke pak sekda untuk menggelar rapat dengan camat se-kota Tahuna dan Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) selaku dinas teknis,” paparnya.

Lurah Kelurahan Tidore Ahmad Taher, menyatakan, dengan adanya hasil kesepakatan dalam RDP, dirinya menyerahkan tindaklanjut dari polemik yang terjadi kepada Pemda sesuai rekomendasi yang diberikan DPRD.

“Insya Allah para THL bisa direkrut kembali sesuai anggaran yang ada,” singkatNya

RDP juga dihadiri anggota DPRD lainnya, yakni Rizald Paulus Makagansa, Rudi Polakitang, Ruben Medea, Frits Manoppo, dan Maxifer Lombo, hadir juga Kepala Dinas Kadis Lingkungan Hidup Ronald Izaak, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) dr. Maya Wanget, Camat Tahuna Timur Imelda Lawendatu, Lurah Tidore Ahmad Taher, LSM, serta sejumlah warga kelurahan Tidore. (dendy abram).

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending