Connect with us

Berita Utama

Pengguna Tes Screening GeNose di Stasiun KA Bandung, Capai 1.514 Orang

Published

on

TINJAU: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat meninjau pelayanan alat deteksi COVID-19 karya anak bangsa GeNose di Stasiun Kereta Api (KA) Bandung., Jumat (19/2/2021).

TELEGRAFNEWS – Sejak 15 Februari hingga Jumat 19 Februari 2021 (hari ke-5), total penumpang kereta api (KA) yang melakukan tes screening GeNose, di Stasiun KA Bandung sudah mencapai 1.514 orang.

Penerapan GeNose di Stasiun KA Bandung sebagai salah satu syarat bepergian menggunakan kereta api jarak jauh sudah diterapkan sejak 15 Februari 2021 lalu.

“Ini adalah tahap kedua GeNose kita lakukan. Tahap pertama yaitu di Jakarta dan Yogyakarta dan sekarang ada penambahan di 5 kota lagi yaitu Bandung, Cirebon, Semarang, Surabaya, dan Solo,” tutur Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, saat meninjau pelayanan alat deteksi COVID-19 karya anak bangsa GeNose di Stasiun Kereta Api (KA) Bandung,  Jumat (19/2) 2021.

Menurut Budi, hingga saat ini sudah ada 8 (delapan) stasiun KA yang menyediakan pelayanan penyaringan COVID-19 melalui GeNose. Menhub menjelaskan, ke depannya akan semakin bertambah lagi stasiun KA yang akan menggunakan alat GeNose ini.

“Saya harap dalam kurun waktu seminggu ini, pelayanan GeNose sudah ada di 20 kota lainnya. Dan bertambah lagi ke 44 kota lainnya dalam waktu kurang dari satu bulan,” ujar Budi.

Lebih lanjut, Menhub Budi mengapresiasi PT Kereta Api Indonesia, yang sudah melakukan sejumlah perbaikan pelayanan dengan menyediakan bilik penyekatan bagi para calon penumpang. terutama kepada mereka yang melakukan tes GeNose agar tidak berdekatan satu dengan yang lain.

“Seperti yang disarankan oleh para ahli epidemiologi. Itu sudah dilakukan, dan kondisi ini sangat mendapat respon  antusiasme masyarakat untuk menggunakan GeNose,” tuturnya. (Azwar)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending