Connect with us

Daerah

Genjot Pembangunan Sangihe, Bupati Gaghana Sambangi Kementerian Perdagangan

Published

on

Kementerian Perdagangan
KUNKER: Tim Bupati Sangihe saat menyampikan usulan program pembangunan pasar rakyat di Kementerian Perdagangan. (foto:ist)

TELEGRAFNEWS – Pemberdayaan sektor perdagangan dan industri di Kabupaten Kepulauan Sangihe, terus didorong pemerintah daerah, lewat sinergitas bersama pemerintah pusat, tujuannya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Hasilnya, Jumat (19/2) 2021, Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah, Tadjudin Sainkadir dan Ketua Tim Penggerak PKK Hermin Ririswati Gaghana Katamsi, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di Jakarta.

Kunjungan menggenjot perkembangan sektor potensial ini, disambut langsung Wakil Menteri Perdagangan RI, DR. Jerry Sambuaga, di kantornya.

Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana melalui Plt. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Irianto Manumpil, menyebutkan bahwa tujuan kunker tersebut ialah penyampaian usulan revitalisasi pembangunan pasar rakyat, lewat anggaran tahun 2021-2022.

“Ini merupakan bentuk komitmen pak bupati dalam memacu perkembangan pembangunan di daerah, khususnya pada sektor perindustrian dan perdagangan. Nah, lewat kunker, tim kerja Pemkab Sangihe bisa menyampaikan usulan revitalisasi pembangunan pasar rakyat secara langsung ke kementerian,” beber Manumpil.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah, Tadjudin Sainkadir menguraikan, langkah penting ini dipacu, karena desakan kebutuhan serta kondisi dan ketersediaan akan infrastruktur pasar yang benarr-benar representative bagi masyarakat Sangihe.

“Selain revitalisasi pasar rakyat, Pemkab Sangihe juga mengusulkan beberapa kegiatan pembangunan. Antara lain, pasar rakyat Petta, pasar rakyat Towo’e, pasar rakyat Tamako dan lanjutan pembangunan pasar rakyat Naha. Nantinya usulan itu dibiayai melalui dana tugas pembantuan (TP) tahun anggaran 2021 di Kementerian Perdagangan RI,” ungkap Tadjudin.

Diketahui, sejak pandemi Covid 19 melanda dunia termasuk Sangihe, sebagian besar anggaran tahun 2020, telah direfocusing pada percepatan penanganan Covid 19, sehingga beberapa kegiatan pembangunan terpaksa harus ditunda dan dibatalkan. (Dendy Abram)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending