Connect with us

Berita Utama

Butuh Langkah Cepat Selesaikan Persoalan Pemerintah Desa Tarohan Selatan

Published

on

Ilustrasi. Musyawarah penyelesaian konflik pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa. (Foto: Istimewa)

TELEGRAFNEWS – Pemerintah Desa Tarohan Selatan, Kecamatan Beo Selatan, Talaud, Sulawesi Utara bergejolak. Warga meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait segera menyelesaikan polemik yang terjadi sehingga tidak berdampak negatif terhadap jalannya roda pemerintahan dan pembangunan di desa.

“Sebagai masyarakat, kami meminta kiranya pemerintah daerah melalui instansi terkait bisa segera turun untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi antara kepala desa dan bendahara desa ini sehingga tidak berlarut dan berdampak negatif pada jalannya pemerintahan dan pembangunan di desa yang pada akhirnya hanya merugikan masyarakat desa,” ungkap seorang warga Desa Tarohan Selatan, Yance Mangule, kepada telegrafnews.co, Selasa (9/2) 2021 kemarin.

Langkah cepat pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan antara kepala desa dan bendahara desa di Desa Tarohan Selatan, kata Yance, penting dilakukan mengingat saat ini masih berada pada awal tahun. “Dimana banyak agenda pemerintahan dan pembangunan yang tentunya membutuhkan sinergisitas dan soliditas yang baik di internal pemerintah Desa agar dapat menggerakkan seluruh pembangunan di desa”, pungkas Yance.

Persoalan Pemerintah Desa Tarohan Selatan, seperti dituturkan Yance, berawal dari pemberhentian Ivan Rande dari jabatannya sebagai bendahara desa oleh kepala desa sekira satu minggu lalu.

Belum diketahui pasti apa alasan yang membuat Ivan diberhentikan. Namun belakangan, lanjut Yance, beredar informasi Ivan dan kepala desa saling tuding seputar penggunaan keuangan desa. Bahkan, persoalan ini pun sudah dilaporkan ke pihak pemerintah daerah dalam hal ini inspektorat.

“Jadi kami berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat dan tegas untuk menyelesaikan persoalan pemberhentian bendahara desa ini”.

“Terkait indikasi penyalahgunaan keuangan desa itu biarlah menjadi urusan pihak yang berwenang. Tetapi sebagai masyarakat yang dibutuhkan saat ini adalah keberadaan pemerintah desa yang kondusif ehingga roda pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan dengan baik. Mkaa sekali lagi, kami berharap pemerintah daerah segera menyelesaikan persoalan ini, ” kunci Yance. (Rey)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending