Connect with us

Berita Utama

Selain Korban Jiwa, Bencana Manado Akibatkan 500 Warga Mengungsi

Published

on

TELEGRAFNEWS — Selain menimbulkan korban jiwa sebanyak 6 orang warga, meninggal dunia setelah tertimbun longsor di Perkamil dan Jalan Sea, Malalayang. Tercatat ada 500 warga mengungsi akibat rumah mereka terkena banjir, setelah hujan deras disertai angin kencang menghantam Kota Manado dan beberapa wilayah di Sulawesi Utara, sejak Jumat lalu.

Merujuk data yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), cuaca buruk di Bumi Nyiur Melambai terutama Kota Manado, mengakibatkan ada 9 kecamatan. Yakni, Kecamatan Paal Dua, Kecamatan Tikala, Kecamatan Malalayang, Kecamatan Bunaken, Kecamatan Sario, Kecamatan Tuminting, Kecamatan Wenang, Kecamatan Singkil dan Kecamatan Mapanget, tergenang banjir.

“Tingginya intesitas hujan, mengakibatkan banjir dengan ketinggian air mencapai 50-300 meter dan labilnya struktur tanah, menimbulkan tanah longsor dan mengakibatkan enam orang warga meninggal dunia tertimbun tanah,” beber Raditya Jati selaku Kepala Pusat Data Informasi BNPB, Senin (18/1) 2021 seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Selain bangunan rumah warga yang terkena dampak kerusakan, ada juga kerugian material yang berhasil dicatat BNPB, sekitar dua unit rumah sakit dikategorikan rusak berat,

“Sebagian warga yang mengungsi sudah pulang ke rumah mereka, dan untuk kerusakan rumah warga masih dilakukan pendataan secara maksimal,”Sebanyak 500 jiwa yang mengungsi sebagian sudah pulang ke rumah masing-masing.

Mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, pihak BPBD Kota Manado, masih terus melakukan pemantuan dititik-titik yang rawan terjadi banjir maupun tanah lonsor.

Apa lagi berdasarkan prediksi yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan disertai angin masih berpotensi terjadi di Kota Manado, dan warga sekiranya tetap waspada serta berhati-hati dalam melakukan aktivitas saat ke luar rumah. (uter/cnn)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending