Connect with us

Berita Utama

Pilkada Sangihe Dilaksanakan Tahun 2022..?! Begini Tafsiran Ketua Bawaslu Sangihe.

Published

on

TELEGRAFNEWS -Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2020, memang telah selesai dilaksanakan, dengan hasil keputusan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulut, menetapkan pasangan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (ODSK) sebagai pemenang.

Akan tetapi, sampai saat ini euforia politik Pilgub 2020 tersebut, seakan masih tersisa dan sangat terasa dikalangan masyarakat. Khususnya di Sangihe, sebagian kini sangat menantikan, bahkan bertanya-tanya terkait kepastian pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sebab, jika merujuk pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota, maka tidak ada pilkada pada Tahun 2021, 2022, dan 2023.

Terkait kondisi ini, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Junaidi Bawenti ketika ditemui sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Kamis,(21/01) 2021, menuturkan beberapa point yang menjadi acuan, seputar kemungkinan kapan pilkada dilaksanakan.

“Ada 5 opsi yang berkaitan dengan Makamah Konstitusi (MK). Pertama berdasarkan evaluasi Pemilu 2019, dengan banyaknya korban meninggal. Kedua, terkait masa waktu pejabat sementara yang begitu panjang. Ketiga, belum ada penggabungan antara Undang-undang Pilkada dan Undang-undang Pemilu. Keempat, masa jabatan gubernur, bupati dan walikota yang selesai tahun 2020, akan dimajukan sampai 2022 dan yang masa jabatan habis tahun 2023 akan dimajukan di tahun 2024. Kelima, visi misi kepala daerah itu akan hilang, nantinya lebih cenderung ke visi misi presiden.” Ungkap Bawenti, sembari menyebutkan tafsirannya akan kemungkinan besar Pilkada Sangihe terlaksana ditahun 2022.

“Bila kita melihat dari beberapa opsi tersebut, paling besar tafsirannya ditahun 2022.” UcapNya

Ketua Bawaslu Sangihe, Junaidi Bawenti.

Sedangkan dari 5 point yang Ia sebutkan, Bawenti menjelaskan secara detail pada point keempat dan kelima.

“Dengan menelaah point keempat, kemungkinan pemilihan serentak secara nasional nanti ditahun 2027. Rencana ini juga saya lihat diedaran, rata-rata ke tahun 2022 itu adalah Pilkada Lokal gelombang pertama untuk menuju ke serentak 2027. Lalu untuk point kelima, kemarin itu banyak partai politik yang dirugikan oleh pemilihan serentak. Hal itu karena mereka merasa diwajibkan harus memenangkan presiden ketimbang dirinya sendiri, sebagai calon Gubernur, Bupati atau walikota. Belum lagi soal mereka harus mengurus berkas calon presiden, gubernur bupati dan walikota, serta merekrut calon anggota legislatif diwaktu yang sama.” JelasNya.

Sementara, bila kemungkinan Pilkada Sangihe diselenggarakan tahun 2022, maka pentahapannya akan mulai berjalan ditahun 2021 dan membutuhkan pembiayaan. Terkait hal ini, Bawenti menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) soal anggaran pembiayaan pilkada.

“Memang benar belum tertata soal penganggarannya, karena belum ada kepastian pelaksanaan ditahun 2022. Akan tetapi, Kami sudah mengantisipasi dengan sowan ke Pemda dan legislatif berkaitan dengan kemungkinan bila rancangan ini disahkan, sehingga ada langkah strategis dari Pemda dalam menanggulangi pembiayaan.” TuturNya.

Lalu, terkait hasil dari koordinasi tersebut, kata Bawenti, Pemda siap menganggarkannya pada anggaran perubahan. Sebab sesuai undang-undang, pembiayaan pilkada jadi tanggung jawab Pemda.

“Apabila pilkada dilaksanakan tahun 2022 dan tahapannya mulai ditahun 2021, Pak Bupati mengatakan siap mengajukannya dianggaran perubahan tahun ini. Dan memang sudah harus dibicarakan dengan legislatif.” HarapNya

Bawenti pun menyampaikan, pihak Bawaslu berkeyakinan bahwa akan ada 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Sulut yang nantinya melaksanakan pilkada ditahun 2022.

“Seyogyanya, sesuai tahapan hanya ada 2 Kabupaten, yakni Sangihe dan Bolmong. Akan tetapi ada juga pilkada tahun 2018 yang masa jabatannya selesai ditahun 2023. Sehingga kemungkinan akan ada 8 Kabupaten/Kota yang nantinya melaksanakan pilkada ditahun 2022.” PungkasNya.

#Dendy_Abram

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending