Connect with us

Minahasa

Camat Cs Diwarning, Bupati: Danau Tondano Bakal Jadi Destinasi

Published

on

Foto Bupati Royke Octavian Roring

TELEGRAFNEWS-Bupati Minahasa, Dr. Ir. Royke Octavian Roring, MSi memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan kegiatan revitalisasi Danau Tondano di Aula Benteng Moraya Tondano, Kamis (21/01/2021).

Dalam kesempatan itu, Bupati ROR sapaan singkatnya ini menegaskan, agar Sekretaris Daerah (Sekda) berkomitmen dengan perangkat pemerintah. Terutama camat, lurah dan hukum tua, agar tidak seenaknya keluarkan izin untuk melakukan kegiatan didaerah Danau Tondano.

Meski demikian, bupati pilihan rakyat ini menyebutkan, bahwa pada 3 Januari 2020 pemerintah sudah mencanangkan pelestarian Danau Tondano.

Selain itu diungkapkannya, bahwa dirinya telah mengunjungi Kementrian, Bappenas, Kementrian Keuangan, Pekerjaan Umum bersama seluruh direktorat jendral, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta kementrian Perhubungan. Hal ini untuk menyampaikan pesan betapa pentingnya Danau Tondano ini, dan hasilnya Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah menetapkan 15 danau prioritas di RPJMN 2020-2024 dan salah satunya adalah Danau Tondano.

“Dan kita bersyukur beberapa bulan yang lalu, disela-sela kunjungan Menteri Pekerjaan Umum untuk peresmian Tol Manado-Bitung, beliau datang berkunjung ke Danau Tondano. Ini adalah realisasi dari pertemuan gubernur dan para bupati dengan presiden secara langsung di Istana Negara,” ujar bupati.

Kemudian lanjut bupati, tahun ini Pemkab Minahasa mendapatkan anggaran yang cukup signifikan untuk Danau Tondano.

“Ini berkat perjuangan bapak Gubernur Olly Dondokambey yang menugaskan khusus anggota DPR-RI asal Sulut, Herson Mayulu untuk mengawal, dan ternyata bukan hanya Danau Tondano tapi hampir semua sektor termasuk KEK Likupang,” tukasnya.

Mantan birokrat andalan Pemprov Sulut ini juga mengatakan, kedepan Danau Tondano bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat menjanjikan.

“Karena Danau Tondano memberi kontribusi 67,8 KVH, memberi kontribusi mengairi persawahan sekaian hektar, memberi kontribusi terhadap sumber perikanan darat, memberi kontribusi terhadap air minum di Kota Manado dan pariwisata, namun Danau Tondano memberi kontribusi terhadap bencana saat ini dan kedepan jikalau kita tidak tangani,” bebernya.

Diakhir sambutannya bupati mengajak seluruh yang hadir serta masyarakat Minahasa untuk membangun Danau Tondano bukan hanya untuk lima tahun kedepan, tapi 20 sampai 50 tahun kedepan.

Turut hadir dalam Rakor tersebut, Sekda, Frits Muntu, S. Sos, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Wenny Talumewo, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Ir. Bastari M.Eng dan Kasidam XIII Merdeka Manado, Kol. Czi Corneles Rompas.(***)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending