Ciptakan Perdamaian Ummat serta Menjunjungi Tinggi Nilai Kemanusiaan Usai Pilkada 2020

by -258 views

Rusmin Hasan
Aktivis : HMI Cab. Tondano

Kepada para pemenang Pilkada 2020 untuk tidak terlalu euforia merayakan kemenangan berlebihan, rayakan kemenangan secara etis dan sewajarnya saja. Kemenangan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) sesungguhnya merupakan wujud kemenangan seluruh rakyat. Karena itu, siapa pun yang menang dalam Pilkada serentak yang dilakukan pada hari ini. Rabu, 9 Desember 2020 harus memberikan penghormatan kepada rakyat sebagai pemegang kedaulan tertinggi. Dan ciptakan iklim politik yang berlandas pada nilai kemanusiaan, perdamaian merupakan cita-cita dan salah satu nilai kemartabatan yang ada dalam semua masyarakat beradab.

Keadaan nan damai merupakan salah satu syarat untuk menjalin kerja sama strategis. Kemenangan itu, sudah menjadi keniscayaan Ilahi yang tak bisa dinaifkan. Ajaklah semua elemen untuk saling kerja sama untuk mewujudkan perdamaiaan antar sesama. Dan kepada tim sukses dan para simpasitas untuk saling memaafkan dan mengikhlaskan secara lapangan dadah. Saling merangkul dan menjaga kekeluargaan antar sesama serta merawar silaturahim yang sebelum pilkada mungkin ada yang sedikit renggang silaturahim untuk menjunjungi tinggi nilai perdamaiaan sebagai perekat identitas sosial budaya sebagai masyarakat yang beradap. Siapa saja yang akan menjadi pemenangan atau pemimpin kepala daerah bupati & wakil bupati atau walikota serta wakil walikota dihasil pengumuman KPUD setiap daerah masing” dialah pemimpin kita bersama.

Bagi yang menang pilkada, saya perlu ingatkan bahwa menjadi kepala daerah adalah alat bukan tujuan. Bila menjadi kepala daerah adalah tujuan, maka Anda telah mencapai garis finish. Namun, sebaliknya menjadi kepala daerah merupakan start awal dari kiprah Anda lima tahun ke depan untuk menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan seluruh warga masyarakat di daerah Anda.

Satu detik setelah Anda dilantik menjadi kepala daerah roda pemerintahan berada di pundak Anda, Anda harus berhenti berbicara (kampanye/pencitraan) jalankan tugas dan tanggun jawab sebaik-baiknya, sekuat tenaga, jangan mengeluh apalagi ada kata tidak siap. Rakyat cukup cerdas dan akan mengawasi serta menagih janji-jani politik Anda baik pada saat berkampanye turun ke daerah maupun pada saat debat publik.

Pilkada sudah selesai, andalah pemenangnya. Anda akan memasuki kehidupan baru dengan tanggung jawab baru. Ini adalah awal dari perjalanan panjang Anda selama lima tahun ke depan, kuatkan hati Anda karena langit tidak selalu cerah dan ombak tidak selalu tenang.

Sambil menunggu dilantik segera konsolidasikan tim Anda rumuskan program kerja 100 hari pertama, setahun pertama sampai tahun kelima. Diawal awal masa kepemimpinan jangan pernah sedikitpun berfikir untuk kelanjutan kekuasaan atau pilkada berikutnya. Ciptakan keadilan hukum bagi seluruh Rakyat untuk merealiasiakan amanat UU 1945. Semoga narasi sederhana ini, bisa menjadi edukasi politik kepada rakyat serta para kompetitor pilkada 2020 untuk menjaga nilai etis, kemanusiaan serta menjunjung tinggi nilai perdamaain antar sesama usai pilkada 2020 kali ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.