Penghentian Sementara Aliran Listrik, PLN : Mohon Maaf Atas Ketidaknyamanannya.

  • Whatsapp
Kondisi Di Dalam Ruang Mesin PLN Tahuna Ketika Dalam Perbaikan

TELEGRAFNEWS – Penghentian aliran listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, kini membuat masyarakat resah bahkan mempertanyakan kinerja para pegawai Perusahaan Milik Negara tersebut, karena baik terjadwal maupun tidak, listrik tetap saja padam dan mengganggu aktivitas.

Terkait kondisi ini, Kepala Manager Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) Tahuna, Eko Widyatmoko menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pelanggan PT. PLN atas ketidaknyamanan karena terhentinya aliran listrik.

Read More

“Pada dasarnya kami juga tidak mau adanya pemadaman, baik itu yang terjadwal maupun tidak terjadwal, ibaratnya penjual sudah ada pembeli tapi barang tidak ada, jadi kami mohon maaf kepada semua pelanggan atas ketidaknyamanan akibat terhentinya aliran listrik.” Ucap Widyatmoko

Sedangkan terkait kondisi teknis, Eko mengatakan bahwa memang saat ini pihaknya tengah melakukan pekerjaan penambahan dua mesin, yang direlokasi dari Kendari dan sekarang masih dalam perjalanan.

“Penyebab terjadinya penghentian sementara aliran listrik yang terjadwal, karena kami harus mempersiapkan tempat untuk dua mesin yakni Mesin Diesel 1000 kW relokasi dari Kendari. Lalu ada satu mesin pembangkit yang tidak beroperasi dengan kapasitas 500 kW, dikarenakan posisi mesin tersebut akan digantikan mesin relokasi, untuk itu kami mengalami kekurangan daya.” JelasNya kepada sejumlah wartawan ketika ditemui dilokasi pekerjaan. Kamis,(12/11)2020.

Lokasi Penambahan 2 Unit Mesin yang Tengah Dikerjakan Pihak PLN.

Namun mengenai pemadaman listrik yang terjadi diluar jadwal, Eko pun menjelaskan dua faktor utama penyebab pemadaman itu terjadi yakni masalah teknis pada mesin dan masalah kondisi alam yang tidak bisa diduga.

“Kita tahu bersama didua minggu terakhir ini sering terjadi gangguan alam seperti angin kencang dan itu tidak bisa kita hindari, karena posisi jaringan kita masih banyak berada di bawah pohon, dan juga akibat lonjakan frekuensi pengguna yang tidak bisa kita prediksi kapan terjadi, karena kami tidak bisa membatasi jumlah pemakaian listrik dari pelanggan.” TuturNya

Sementara, terkait solusi yang saatvinu tengah dilakukan oleh pihaknya, Eko menyebutkan bahwa telah ada penambahan dua unit mesin disel, dan ini juga akan disiapkan untuk memaksimalkan pasokan listrik di Kabupaten Sangihe guna menghadapi hari besar keagamaan.

“Dengan adanya tambahan dua unit mesin disel ini, kiranya dapat mengatasi kekurangan daya yang ada di Sangihe, apalagi kita akan menghadapi hari besar keagamaan. Jadi saya pastikan keadaan pasokan listrik akan normal kembali dalam minggu depan ini.” PungkasNya (Ddy)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.