Inflasi Manado pada Oktober 2020, Indikasi Awal Peningkatan Permintaan Masyarakat

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Bank Indonesia dan TPID Sulawesi Utara memandang meningkatnya tekanan inflasi di Kota Manado memberikan indikasi awal peningkatan permintaan masyarakat. Aktivitas sosial ekonomi kembali cenderung berada dalam tren positif pada Oktober 2020 setelah pada stagnan.

“Rata-rata Google Mobility Index untuk Sulawesi Utara pada Oktober 2020 terutama untuk kategori grosir dan farmasi telah mencapai angka positif atau sudah berada setidaknya serupa dibandingkan Ievel aktivitas pra COVID-19. Kenaikan akitivitas sosial-ekonomi masyarakat diperkirakan akan terus berlanjut dalam dua bulan terakhir di tahun 2020”, kata Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) dalam rilisanya yang diterima Telegrafnews beberapa waktu yang lalu.

Arbonas menjelaskan, kenaikan aktivitas masyarakat tentu akan berdampak pada peningkatan permintaan yang kemudian ditransmisikan pada tekanan inflasi. Peningkatan permintaan di akhir tahun juga ditunjukan oleh pola historis inflasi Kota Manado dalam 5 tahun terakhir. Meski cenderung meningkat, tekanan inflasi diperkirakan masih relatif terkendali seiring ketersediaan stok pangan strategis yang terjaga

“Ke depan, pengendalian inflasi tidak dapat dilepaskan dari pergerakan aktivitas ekonomi. Kurva kasus aktif COVID-19 Sulawesi Utara perlu terus ditekan hingga titik terendah, sehingga akan mendorong aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Sulut. Meski berisiko memberikan tekanan inflasi, peningkatan aktivitas tentu akan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Arbonas.

“Karena itu, Bank Indonesia memandang bahwa upaya bersama serta sinergi seluruh Dinas dan Kementerian/Lembaga terkait untuk menjaga ketersediaan pasokan komoditas strategis perlu dilakukan dalam pengendalian inflasi di tengah potensi peningkatan permintaan. Ketersediaan pasokan dan manajemen stok pangan akan Iebih efektif dan efisien bila dilakukan antar daerah dengan memanfaatkan sumber daya daerah yang berlebih,” tambahnya.

Koordinasi lintas TPID kabupaten/kota terutama dengan TPID di wilayah produsen pangan penting diperkuat untuk mengantisipasi potensi permasalahan pasokan, distribusi maupun keterjangkauan harga secara dini. Selain itu salah satu langkah strategis yang potensial adalah dengan membangun Kerjasama Antar baerah (KAD), yang diharapkan akan mendukung terciptanya mekanisme perdagangan komoditas strategis yang Iebih efisien di Manado dan Kotamobagu.

(in)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.