Desa Petta Barat Gelar Pertemuan Dengan Desa Tetangga, Bahas Batas Wilayah

by -172 views
Kantor Desa Petta Barat yang menjadi Tempat Pertemuan Musyawarah Batas Wilayah.

TELEGRAFNEWS – Pemerintah Desa Petta Barat, Kecamatan Tabukan Utara, menggelar pertemuan secara musyawarah terkait pemetaan batas wilayah bersama empat desa tetangga yang berbatasan langsung, yakni Desa Petta Induk, Desa Petta Timur, Desa Petta Selatan dan Desa Bowongkulu, bertempat di Kantor Desa Petta Barat.Senin,(23/11)2020.

“Sejak awal, ketika saya terpilih menjadi Kepala Desa Petta Barat, saya melihat profil desa belum lengkap termasuk batas wilayah, luas pemukiman ataupun lahan lainnya. Karena itu ketika menyusun RPJMDes, kami memasukkan belanja untuk pembuatan profil desa yang berkaitan dengan pemetaan wilayah, sehingga saat ini lewat dana desa kami menganggarkan pembuatan peta desa berkerjasama dengan CV. Karya Anak Sangihe.” Jelas Siti S Gabriel, Kepala Desa Petta Barat ketika diwawancarai seusai kegiatan.

Suasana Ketika Pertemuan Berlangsung

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), yakni Julian Pesik selaku Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa, yang menyatakan apresiasi kepada pemerintah Desa Petta Barat atas terlaksananya kegiatan.

“Berdasarkan hasil evaluasi dari penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, ada beberapa desa dalam pelaksanaan pemekaran, ketika dibuatkan peta desa hanya berupa garis batas dan tidak ada titik koordinat yang pasti, sehingga ketika melakukan uji batas wilayah terkait dengan letak yang pasti, itu belum dapat ditemukan. Terkait dengan program inisiasi dari Pemerintah Desa Petta Barat tentang pemetaan secara digital, kami mengapresiasinnya, karena juga bermanfaat dalam rangka perencanaan program pembangunan kedepan, dan tentu hal yang positif ini patut dilaksanakan juga oleh desa-desa lain.” Tutur Pesik.

Senada, Camat Tabukan Utara, Hasyim Samalam juga turut mensupport program inisiasi dari Pemerintah Desa Petta Barat terkait pemetaan secara digital.

“Tentunya kita mensupport penuh hal positif seperti ini, dan akan sangat baik bilamana desa-desa yang ada di wilayah Kecamatan Tabukan Utara khususnya, sudah punya peta desa digital dan mengetahui batas wilayah masing-masing.” Ucap Samalam.

Sedangkan dari pihak penyedia jasa, dalam hal ini Oktavianus Lumasuge selaku CEO (Chief Executive Officer) CV. Karya Anak Sangihe menyebutkan, sedianya sudah ada beberapa desa yang siap bekerjasama dalam pemetaan secara digital petta desa, namun terkendala karena anggaran direfocusing untuk penanganan Covid 19.

“Sampai sekarang yang sudah selesai kita kerjakan baru 1 desa yaitu Desa Kuma Satu di Kecamatan Tabukan Tengah , dan saat ini Desa Petta Barat sementara berjalan. Sebenarnya sudah ada 10 desa yang menawarkan kerjasama, namun terkendala karena terjadinya pergeseran anggaran untuk penanganan Covid 19. Tapi mereka akan merencanakan lagi ditahun berikutnya, dan kita selalu siap melayani, yang terpenting sesuai prosedur yang berlaku.” Ungkap Lumasuge.

Pertemuan berjalan dengan baik, aman dan lancar karena dihadiri langsung oleh kepala desa dari 4 desa tetangga bersama Majelis Tua Kampung (MTK) dan aparatur desa lainnya. (Dendy Abram)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.