Polres Sangihe Lakukan Simulasi Pengamanan Unjuk Rasa Penolakan UU Omnibus Law

  • Whatsapp
Giat Simulasi Di Halaman Depan Polres Kepulauan Sangihe

TELEGRAFNEWS – Polres Kepulauan Sangihe melaksanakan simulasi pengamanan unjuk rasa penolakan UU Omninis Law di Mapolres Sangihe.Senin (12/10)2020

Menurut Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Budhi Susetyo, SIK, Pengaman setiap unjuk rasa ini tertuang dalam Pasal 13 ayat (3), Undang-Undang No. 9 Tahun 1998, bahwa dalam pelaksanaan Penyampaian pendapat dimuka umum, Polri bertanggung jawab menyelenggarakan pengamanan untuk menjamin kemanan dan ketertiban umum sesuai dengan prosedur yang berlaku. Untuk itu dalam menyelenggarakan pengamanan guna menjamin keamanan dan ketertiban umum.

Read More

“Polres Kabupaten Kepulauan Sangihe melaksanakan simulasi pengamanan unjuk rasa sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta mengacu kepada Peraturan Kapolri (Perkap) No.Pol : 16 Tahun 2006, tentang pedoman pengendalian massa (Dalmas).” ujar Kapolres Susetyo ketika memimpin langsung giat simulasi tersebut.

Kapolres Susetyo juga mengatakan bahwa sesuai Perkap No. 16 Tahun 2006, Pengendalian Massa atau yang disebut Dalmas adalah kegiatan yang dilakukan oleh Satuan Polri dalam rangka menghadapi massa pengunjuk rasa.

“Pengendalian Massa terdiri dari Tim Negosiator yaitu anggota Polri yang melaksanakan perundingan melalui tawar menawar dengan massa pengunjuk rasa guna mencapai kesepakatan bersama, yang kedua, Dalmas Awal yaitu peleton Dalmas yang tidak dilengkapi dengan alat-alat perlengkapan khusus Kepolisian, digerakkan dalam menghadapi kondisi massa masih tertib, kemudian yang ketiga Dalmas Lanjut adalah Peleton Dalmas yang dilengkapi dengan alat-alat perlengkapan khusus yang digerakkan dalam menghadapi situasi massa yang sudah tidak tertib,” imbuh Susetyo sambil menyatakan dalam simulasi yang berlangsung tersebut personil Polres Sangihe memperagakan latihan lapis ganti yaitu peralihan dari Dalmas Awal dimana situasi massa masih tertib kemudian situasi berubah menjadi massa tidak tertib, sehingga dilaksanakan lapis ganti ke Dalmas. Dan Simulasi ini dilaksanakan oleh Personel Polres Sangihe guna mempedomani Peraturan Kapolri serta menghindari hal-hal yang tidak sesuai dengan SOP penanganan unjuk rasa, guna menyelenggarakan pengamanan serta menjamin kemanan dan ketertiban umum. (Dendy Abram)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.