Pemkab Talaud Lakukan Penyegaran Jabatan kepada 312 ASN

  • Whatsapp

Suasana pengambilan sumpah/janji dan pelantikan 312 pejabat di lingkup Pemkab Talaud, Senin (5/10) 2020.

TELEGRAFNEWS – Bupati Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut kembali melakukan penyegaran jabatan kepada 312 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud untuk menduduki jabatan administrator, pengawas dan fungsional berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 353 Tahun 2020 tertanggal 5 Oktober.

Read More

Pengambilan sumpah/janji dan pelantikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 353 Tahun 2020 tertanggal 5 Oktober yang dilakukan di lapangan upacara rumah dinas Bupati Talaud, Senin (5/10) 2020, itu turut dihadiri Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga, Ketua DPRD Talaud Jakob Mangole, Sekretaris Daerah Adolf Binilang, para kepala badan dinas serta disaksikan sejumlah ASN setempat.

Bupati Elly Lasut mengatakan, pelantikan pejabat ini dilakukan berdasarkan kajian yang obyektif. Sesuai bidang tugas dan kompetensi masing-masing pejabat yang dilantik dalam rangka mensukseskan program pemerintah daerah.

Elly menekankan, pejabat yang dilantik agar dapat menjalankan tugas secara profesional, inovatif dan kreatif. Kinerja mereka itulah yang kemudian menjadi basis evaluasi pimpinan daerah, apakah pejabat bersangkutan masih layak atau tidak menduduki jabatan yang diemban.

“Bukan fix tetap di sini (jabatan yang diemban saat ini, red) Karena itu akan dinamis dan berputar terus. Karena ada sebelas orang sekretaris dinas badan yang akan mengikuti open leading sehingga kemungkinan jika mereka lolos menjadi kepala SKPD, maka di situ akan terjadi pergerakan kembali di lingkungan pemerintahan daerah,” ujar Elly Lasut.

Lebih lanjut, kepada pejabat yang dilantik pada jabatan lebih rendah daripada jabatan yang diemban sebelumnya, Elly meminta agar tidak terlampau kecewa, tetapi tetap bekerja secara profesional.

“Jadi nyanda usah talalu kecewa. Nyanda usah talalu tapukul karena turun jabatan. Berdoa saja, tetap tunjukan kinerja. Torang le nyanda buta; torang pe hati le nyanda buta mo lia pa ngoni. Torang lantik semua pa ngoni di dalam jabatan,” ucapnya.

Penurunan jabatan tersebut, menurutnya, bukan upaya untuk menyakiti. Melainkan semata-mata berdasarkan penilaian yang obyektif atas kinerja yang dilakukan.

“Torang nyanda berniat menyakiti atau menyulitkan saudara-saudara, tapi kemudian satu saat nanti saudara saudara akan melihat bahwa kami sangat obyektif dalam menilai prestasi saudara-saudara dan menempatakan saudara-saudara sesuai dengan kinerja saudara-saudara,” tutup Elly Lasut. (rey)

 

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.