Tempat Wisata di Sangihe Dibuka, Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

  • Whatsapp

Seorang wisatawan sedang berpose di salah satu spot di Puncak Lose. (Dendy/Telegrafnews.co)

TELEGRAFNEWS – Kurang lebih tiga bulan ditutup, sejumlah tempat wisata di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara mulai diizinkan untuk dibuka kembali. Tak terkecuali Wisata Puncak Lose di Kecamatan Tabukan Utara.

Read More

Pantauan Telegrafnews.co sejumlah obyek wisata di kawasan tersebut mulai dikunjungi wisatawan. Salah satunya obyek Wisata Alam Puncak Lose di Desa Lenganeng dan Desa Tola.

Nampak, beberapa hari belakangan, wisatawan mulai berdatangan untuk menikmati indahnya pemandangan
kota Tahuna, kawasan Tabukan Utara, wilayah Kepulauan Nusa Tabukan dan sunrise serta sunset dari puncak Lose yang sesekali menyajikan sensasi “negeri di awan” saat kabut turun menutupinya.

Selain di Puncak Lose, banyak wisatawan lokal juga terlihat mulai mengunjungi obyek-obyek wisata di wilayah Kecamatan Nusa Tabukan, yang menyajikan panorama alam pantai nan indah.

Kepala Dinas Pariwisata Sangihe Jeffry Tilaar mengatakan, dengan diberlakukan new normal pemerintah daerah telah mengizinkan sejumlah tempat wisata untuk dibuka, termasuk Puncak Lose.

Namun, untuk wisatawannya, masih dibatasi hanya untuk wisatawan lokal. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara sedang dikaji oleh pemerintah daerah.

“Ada beberapa objek wisata yang sudah bisa dikunjungi, tapi khusus wisatawan lokal saja. Sedangkan untuk wisatawan
mancanegara sementara belum bisa, karena perlu kajian lebih dalam demi keamanan kita bersama,” ujar Jeffry Tilaar.

“Dan untuk semua wisatawan serta pelaku usaha wisata diharuskan tetap mengikuti protokol kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pelaku usaha kuliner mengaku senang dengan dibukanya Wisata Puncak Lose. Dia menuturkan, semenjak ditutup pada April lalu, dia sangat kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga, karena nyaris tak ada pengunjung.

“Memang sejak lokasi wisata ditutup karena ada virus Corona, penghasilan kami berkurang, karena hampir tidak ada pelanggan yang datang berkunjung ke lokasi wisata ini,” ujar Pak Haji, sapaan akrab penjaja kuliner di Puncak Lose. (Dendy Abram)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.