Bawaslu Sulut Bakal Beri Sanksi Bagi Ad Hoc Diduga Beri Dukungan Balon Perseorangan

  • Whatsapp

Foto. Supriyadi Pangellu.

TELEGRAFNEWS- Bawaslu Sulawesi Utara (Sulut) mulai melaksanakan Verifikasi Faktual (Verfak) bagi calon perseorang di Tiga daerah di Sulut yang melaksanakan perhelatan Pemilihan walikota dan bupati yakni Minahasa Selatan, Tomohon dan Manado.

Dalam Verfak tersebut, Bawaslu mendapati ada beberapa penyelenggara pemilu ditingkat ad hoc memberi dukungan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada bakal calon perseorangan.

Kordiv Hukum, Humas, Informasi dan Data Bawaslu Sulut Supriyadi Pangellu mengungkapkan, hasil temuan di Kabupaten Minahasa Selatan, diduga para pemberi dukungan saat ini tercatat sebagai PPS, PPK dan bahkan Panwas desa/kelurahan.

“Hal ini tidak menutup kemungkinan terjadi di daerah lain. Ada ancaman sanksi, jika memang para penyelenggara tersebut terbukti memberikan dukungan terhadap bakal calon perseorangan,” tegas Pangellu, Sabtu (4/7/2020).

Mantan Ketua Panwaslu Kabupaten Kepulauan Talaud itu meminta, jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota yang saat ini sedang melakukan proses pengawasan verifikasi faktual balon perseorangan, agar segera membuat laporan hasil pengawasan (LHP), temuan pelanggaran syarat dukungan.
Ia menambahkan, agar hal ini cepat berproses tindaklanjutnya, Bawaslu di tingkat Kabupaten/Kota segera melaporkannya ke Bawaslu Provinsi.

“Segera laporkan ke Bawaslu Provinsi, jika memang terbukti tentunya akan diproses sesuai undang-undang yang berlaku. Yang jelas penyelenggara dilarang memberikan dukungan,” pinta Pangellu.(***)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.