Warga Talaud Berhamburan Keluar Rumah Akibat Gempa

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Warga Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara berhamburan keluar rumah akibat gempa yang mengguncang daerah tersebut, Kamis sore.

Warga ketakutan karena guncangan gempa cukup kuat.

“Gempa sangat terasa di Alo, orang-orang pada keluar rumah”, ujar Ibu Rina.

Ibu Adel, seorang warga Alo yang lain juga mengaku panik. Saat gempa terjadi ia sedang berada di wilayah Kecamatan Pulutan.

“Aduh di Kecamatan Pulutan sangat terasa, masyarakat pada keluar di jalan”, ungkapnya.

Beberapa saat setelah terjadi gempa BMKG mengimbau warga agar tetap tenang. Disebutkan, gempa tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 7,1 itu tidak berpotensi tsunami.

“Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, melalui rilis resmi yang diperoleh redaksi.

Disebutkan, gempa yang terjadi pada Kamis, 04 Juni 2020 pukul 15.49.40 WIB itu berpusat di wilayah Laut Filipina. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update M=6,8.

“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2.93 LU dan 128.19 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 99 km arah Utara Kota Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara pada kedalaman 111 km,”

Dijelaskan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktifitas subduksi Lempeng Laut Filipina. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Guncangan gempa bumi dirasakan di daerah Morotai, Manado, Bitung, Minahasa, Bolmong, Ternate, Sitaro, Tahuna, Tobelo, Sofifi, dan Talaud.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI. Hingga hari Kamis, 04 Juni 2020 pukul 16.03 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,” ungkapnya. (*/Rey)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.