Dianggap Mematikan, Begini Bentukan dan Pesan Tim Buser VENUM Polres Minut

  • Whatsapp

Ini Logo Tim Buser VENUM Polres Minut

TELEGRAFNEWS-Perkuat Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di Minahasa Utara. Kepolisian Resor (Polres) Minut, Kembali bentuk organisasi internal ditubuh Polres.

Pasalnya, organisasi internal bentukan AKBP Ronald Siagian, Kasat Reskrim AKP Nohfri Maramis dan Kanit Buser Ipda Dwi Tandinerung dengan nama WHITE LION atau sebutan Tim Buru Sergap Kekerasaan Kejahatan dan Kekerasan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Minahasa Utara (Buser Jatanras Reskrim Polres Minut), itu telah dibubarkan.

Namun dibawah Kepemimpinan Kapolres AKBP Grace Rahakbau dengan Kasat Reskrim AKP Kadek Dwi Santhika Miharjaya SH SIK MH. Li. Organisasi internal pun dibentuk dan dinamai VENUM. Organisasi ini diharapkan untuk menjadi garda terdepan dalam memberikan kenyamanan dan kemanan bagi masyarakat Minut.

Ketajaman Reskrim Polres Minut ini, setara dengan tim anti bandit diwilayah hukum polres lainnya.
Untuk Tim VENUM, Kapolres dan Kasat Reskrim percayakan kepada Ipda Dewo Deddi Ananda sebagai Kepala Unit, Kepala Unit Buru Sergap (Kanit Buser).

Diketahui, Tim VENUM ini dibentuk pada 19 Maret 2020 lalu. Setelah dibentuk, VENUM pun langsu action dan meringkus tersangka curanmor Steven Singal alias Epong, yaitu residivis kambuhan yang dikenal sebagai raja maling asal Kelurahan Airmadidi Bawah.

TAK BERKUTIK: Nampak Empat Pelaku Penganiayaan diamankan Tim Venum Polres Minut.

Selain kasus itu, VENUM juga kerapkali membongkar kasus serius di wilayah hukum Polres Minut, sehingga angka kejahatan di Minut mengalami penurunan.

Meski begitu, Tim VENUM diberi tambahan pekerjaan dalam melakukan pantauan pengamanan ditengah pandemi Covid-19 ini. Namun, tak menyurutkan semangat kerja Tim VENUM dalam bereaksi dan mengintai pelaku kejahatan. Buktinya, Senin (01/06/2020) Tim VENUM kembali plototi dan meringkus Empat Tersangka yang melakukan penganiyayaan di Likupang Barat.

Untuk logo VENUM sendiri berlambang kepala ular putih dengan dua buah taringnya yang panjang dan runcing, mengartikan bahwa tim ini sangat berbahaya bagi para pelaku kejahatan. Sebagaimana, bahayanya ular yang sudah mengeluarkan taring di depan mangsanya.

Sementara arti VENUM sendiri adalah “Bisa”, yang sangat mematikan. Dalam artian mematikan seluruh gangguan kamtibmas dan para pelaku kejahatan, makanya Ipda Dewo memilih lambang ini untuk tim besutannya yang bergerak silent, melingkar, memagut, dan melumpuhkan para pelanggar hukum sesuai kadar pelanggarannya seperti jatanras.

Ipda Dewo Deddi Ananda Kepala Tim Buser VENUM Polres Minut.

“Tembak jika sudah sesuai protap, atau tindakan tegas namun terukur,” cetus Ipda Dewo, Selasa (02/06/2020).

Ipda Dewo pun mengajak masyarakat Minut untuk senantiasa menghindari masalah hukum. Seperti berbuat kericuhan dan main hakim sendiri, apalagi sampai menggunakan senjata tajam.

“Ingat, Indonesia adalah negara hukum. Bila ada masalah, silahlan lapor ke aparat hukum, tanpa harus main hakim sendiri dan merugikan orang lain. Bagi para penjahat, Minut, bukan tempat yang aman buat kalian, sebab kami tidak akan segan-segan bertindak,” tegas pria lajang berdarah Palembang ini.

Ipda Dewo pun minta kepada masyarakat Minut agar menghubungi di nomor contak 082221957625 jika ada gangguan Kamtibmas.

“Tim VENUM siap merapat,” ujarnya.

Berikut struktural Unit Buser VENUM Polres Minahasa Utara, 2020:

Penanggung Jawab : Kasat Reskrim AKP Kadek Dwi Santhika Miharjaya SH SIK MH. Li.

Kanit : Dewo Deddi Ananda S.Tr.k

Anggota :
1. Steven Pandi
2. Fietsronald Rumpun
3. Bibel Mokere
4. Rio Sigar
5. Judianto Paraeng
6. Michael Manua
7. Davi Rumansi. (Baker). (Bungsu)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.