Soal Perekrutan PD dan BPD, Ini Jawaban PMD Mitra

  • Whatsapp

 

TELEGRAFNEWS – Perekrutan Perangkat Desa (PD) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masih terus menjadi polemik dimasyarakat hingga saat ini, hingga akhirnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), harus memastikan proses perekrutannya seperti apa.

Hal ini setelah sebelumnya muncul permasalahan disejumlah Desa yang pengusulan PD dan BPD menurut masyarakat sarat akan campur tangan politik.

Menanggapi hal ini, Kepala PMD Mitra Royke Lumingas menjelaskan bahwa mekanisme perekrutan tersebut sudah berdasarkan Permendagri 110.

“Untuk perekrutan perangkat desa, ada yang diusulkan oleh hukum tua kemudian dicoret, karena tidak memenuhi syarat formal yaitu tidak memiliki ijazah,” ujar Lumingas, Senin (18/05/2020).

Bahkan menurutnya, ada juga anak dari hukum tua yang masuk dalam usulan sementara dalam Perda dan Berbup sudah jelas dinyatakan bahwa perangkat desa itu tidak boleh ada hubungan sedarah dengan hukum tua.

 

Ditambahkannya, jika ada informasi bahwa ada interfensi partai politik dalam perekrutan perangkat desa, itu sudah sangat jelas tidak ada.

 

“Jadi Dinas PDM hanya menerima hasil akhir dari hukum tua dan camat, jika ada informasi-informasi soal perekrutan PD dan BPD itulah sebuah dinamika masyarakat,” kata mantan Plt Camat Ratatotok ini.(Devon Pondaag)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.