Faith Ditolak Warga Desa Untuk Dikebumikan Karena PDP, Anak Pendeta Asal Ranoyapo Ini Penderita Leukimia

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS-Sungguh malang apa yang diderita keluarga Liando-Tampemawa warga Desa Ranoyapo Kecamatan Ranoiapo Minahasa Selatan (Minsel), seperti istilah sudah jatuh tertimpa tangga pula.

Gadis kecil buah hati Pendeta Grace Tampemawa dengan Polce Liando yang sebelumnya divonis tim Dokter menderita penyakit Leukimia diusia yang masih sangat belia harus menderita juga setelah dinyatakan berstatus Penderita Dalam Pengawasan (PDP) oleh tim gugus tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (PDP), Rabu (20/05) 2020.

Faith Majesti Liando,(8) sebelumnya sudah punya riwayat penyakit Leukimia, dan diharuskan untuk perawatan atau cek-up sesuai jadwal namun berhubung dengan pandemi Covid-19 sebagai orang tua pun, merasa takut dengan adanya Covid-19 untuk membawa anaknya untuk di rawat (kemoterapy) karena kebetulan jadwalnya Minggu yang lalu.

“Karena kondisi Faith pada Senin (18/05/202) sempat drop, maka harus dibawah ke RS. Prof Kandouw Malalayang untuk di rawat,” Ujar Selvi Maki (tante dari faith).

Malang tak dapat ditolak, bocah periang anak bungsu pendeta GMIM SION Pinasungkulan, Grace Tampemawa karena kondisinya makin lemah, akhirnya menghembuskan nafasnya di RS Prof Kandow, Rabu (20/05/2020) sekitar Pukul 12.58 Wita sekaligus dinyatakan statusnya sebagai PDP.

Derita keluarga belum berakhir dengan kematian buah hatinya Faith, jenasah gadis mungil ini pun sempat ditolak warga Desa Ranoyapo untuk dimakamkan didesa tersebut setelah sebelumnya sudah mendapat persetujuan pemerintah desa.

Meskipun sempat mendapat penolakan masyarakat setempat untuk dikebumikan didesa tersebut, namun setelah terjadi komunikasi dengan tim satgas Covid-19, akhirnya dapat dilaksanakan pemakaman sesuai protap. (cristy)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.