Dua Keluarga di Desa Kalekube Satu Belum Masuk Daftar Penerima BST

  • Whatsapp

Penyaluran BST di Desa Kalekube 1, yang dihadiri oleh Pihak Kantor Pos dan Dinas Sosial Sangihe serta pengawalan dari Kepolisian, Rabu (20/5) 2020. (Dendy/Telegrafnews.co)

TELEGRAFNEWS – Pasca diluncurkan Bupati Jabes Ezar Gaghana pada Selasa kemarin, penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI di Kabupaten Kepulauan Sangihe gencar dilakukan melalui Kantor Pos di tiap kecamatan.

Di Kecamatan Tabukan Utara sendiri, dari pantauan Telegrafnews.co, beberapa desa warga yang masuk daftar penerima bantuan datang langsung menerima BST di Kantor Pos setempat.

Namun tidak dengan Desa Kalekube Satu. Di desa ini Dana BST diantar langsung ke desa dan penyerahannya dilakukan di kantor desa setempat oleh petugas Kantor Pos, didampingi petugas Dinas Sosial Kabupaten.

Menariknya, informasi diperoleh, ada sebanyak dua kepala keluarga disebutkan tidak masuk daftar penerima. Padahal telah diusulkan oleh pemerintah desa.

Kepala Desa Kalekube Satu Kosmida Mabiang, saat ditanya perihal itu tak menampik. Dia mengakui, dari usulan penerima BST di desanya masih ada 2 warga yang namanya tidak keluar dalam daftar penerima.

“Seharusnya untuk desa kami, ada 19 orang yang dimasukkan sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai dari Kementerian Sosial, namun hari ini yang keluar hanya 17 orang,” pungkas Kosmida, sela-sela penyaluran BST, Rabu (20/5) 2020.

Ditanya langkah yang dilakukan untuk dua warga yang belum masuk daftar penerima, Kosmida mengatakan, dirinya akan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten.

“Kami masih terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk dua orang sisanya,” pungkas Mabiang.

Lebih lanjut, disinggung perihal Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), Kosmida menjelaskan, sudah sampai pada penyaluran Tahap II pada Senin awal pekan ini.

“Untuk Bantuan Langsung Tunai dari dana desa kami sudah tidak mengalami hambatan, malahan 2 hari lalu kami sudah menyalurkan tahap kedua untuk Bulan Mei. Jumlahnya masih sama, yaitu 95 Kepala Keluarga,” ungkap Mabiang dengan tetap berharap BST untuk 2 warganya bisa segera terealisasikan.

Sementara itu, terkait data penerima BST, Kepala Dinas Sosial Sangihe Tadjudin Sainkadir, kepada wartawan Selasa kemarin, mengatakan bahwa Pemkab Sangihe mengusulkan sebanyak 9447 nama penerima BST kepada Kementerian Sosial. Namun baru ada sekira 6.300 warga yang datanya sudah diberikan Kementrian Sosial ke Dinas Sosial.

“Tadinya kami kirimkan 9477 data masyarakat, dan baru itu yang terakomodir untuk tahap 1. Selanjutnya, kami masih akan melakukan verifikasi, untuk tahap selanjutnya” ujar Sainkadir. (Dendy Abram)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.