BLT DD Tersalurkan, Desmon Jawab Rumor Bantuan Bapok

  • Whatsapp

Kepala Desa Bengketang Desmon Lesawengen saat menyalurkan BLT DD, Rabu (20/5) 2020. (Dendy/Telegrafnews.co)

TELEGRAFNEWS – Sempat diterpa rumor terkait bantuan bahan pokok (bapok) kepada 204 kepala keluarga yang dikabarkan dari Dana Desa, Pemerintah Desa Bengketang, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, terus bergerak melayani warga desa dengan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

“Hari ini ada 89 Kepala Keluarga sudah menerima Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa,” ujar Kepala Desa Bengketang Desmon Lesawengen kepada Telegrafnews.co, di Desa Bengketang, Rabu (20/5) 2020.

Penyaluran BLT DD berlangsung di Kantor Desa Bengketang itu berjalan tertib dan aman. Setiap warga yang berhak menerima dengan suka hati.

“Nama-nama penerima ini sudah melalui proses musyawarah bersama sehingga penyalurannya berjalan dengan baik,” pungkas kepala desa yang akrab disapa Desle.

Baik warga dan perangkat desa serta semua yang terlibat juga tetap mengikuti protap kesehatan pencegahan Covid-19. Sebelum masuk ke lokasi kegiatan, semua mereka terlebih dahulu mencuci tangan dengan air dan sabun yang disiapkan pemerintah desa. Mereka juga setia mengenakan masker dan menjaga jarak selama kegiatan.

Sementara itu, saat ditanyakan soal penyaluran bapok yang sempat heboh karena disebutkan diambil dari Dana Desa, Desmon dengan tenang menepis.
Dia mengatakan bantuan bapok merupakan murni pemberian pihak ketiga, bukan dari Dana Desa.

“Iya benar, sebelum adanya BLT ini kami telah membagikan bantuan bahan pokok kepada 204 Kepala Keluarga berupa beras 25 Kg, gula 5Kg, pupermi 1 dos, telur ayam 60 Butir, minyak goreng 2 liter, teh celup 2 kotak dan kopi 1 bungkus, namun semua itu tidak diambil dari anggaran Dana Desa. Itu murni pemberian dari rekan atau kerabat kami yang tidak ingin disebutkan namanya,” ungkap kades 3 periode ini.

Desmon Lesawengen memang jadi sorotan pasca dirinya membagi bapok bagi semua warganya, termasuk kepada ASN, TNI, Polri, bahkan pengusaha.

Memang sesuai aturan yang diberikan pemerintah bantuan lebih difokuskan kepada warga kurang mampu yang benar-benar terpukul ekonominya oleh Covid-19.

Namun kalau mau jujur, semua pihak siapa pun dia terkena dampak pandemi ini. Karena itu, terobosan baik yang dilakukan Desle dengan melobi kenalan atau kerabatnya, yang menurut informasi seorang anggota legislatif, mestinya disyukuri masyarakat. (Dendy Abram)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.