Rumah di Melonguane Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah

  • Whatsapp

Sebuah rumah warga di Lingkungan II, Kelurahan Melonguane Timur, dilalap si jago merah, Selasa (7/4) 2020 pagi. (Rey/Telegrafnews)

 

TELEGRAFNEWS – Sebuah rumah semi permanen di Lingkungan II, Kelurahan Melonguane Timur, Kecamatan Melonguane, Talaud, Sulawesi Utara, ludes terbakar, Selasa (7/4) 2020 pagi. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian ditaksir sekira puluhan juta rupiah.

Pantauan Telegrafnews.co di lokasi kejadian, dinding dan tiang rumah yang terbuat dari kayu seluruhnya hangus terbakar. Hampir semua isi rumah pun tak terselamatkan. Hanya sebuah meja, dan beberapa helai pakian yang sempat dikeluarkan warga dengan susah payah dari tengah kobaran api.

Warga di seputar lokasi kejadian yang menyaksikan kejadian itu menuturkan, peristiwa kebakaran itu mulai diketahui sekira pukul 07.00 Wita, saat asap hitam tebal membumbung ke angkasa.

Warga sekitar pun langsung berlarian ke lokasi, dan mendapati rumah semi permanen, diketahui milik
Bapak Dariken Lindo dan Ibu Ribka Tahulending itu sudah terlalap api.

Mereka menuturkan, upaya mereka memadamkan kobaran api terkendal air. Mengingat rumah-rumah di sekitar tempat kejadian semuanya menggunakan air dengan tenaga mesin pompa air, yang pada saat kejadian semua pemilik rumah langsung mematikan meteran listrik.

“Rumah yang terbakar itu letaknya dekat sekali dengan tiang listrik. Jadi tetangga sekitar langsung mematikan aliran listrik. Sehingga kami sulit dapatkan air untuk padamkan api,” ujar seorang warga, di lokasi kejadian.

Namun dengan peralatan seadanya warga dibantu sejumlah personil Satlantas Polres Talaud dan TNI secara susah payah akhirnya berhasil memadamkan api, dan berhasil menyelamatkan barang seadanya seperti satu buah meja kayu dan beberapa helai pakian.

Sementara mobil tangki milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah pun tak bisa bergerak cepat, karena masih melakukan penyemprotan disinfektan di Pelabuhan Laut Melonguane. Kendaraan itu tiba di lokasi kejadian saat semua bangunan rumah sudah rata dengan tanah.

Sementara itu, pemilik rumah, Dariken Lindo (65) menuturkan, sekira pukul 05.30 wita, istrinya memasak nasi memakai konfor minyak tamah merek Hock. Usai sarapan, dia dan istrinya meninggalkan rumah. Istrinya pergi ke pasar, sedangkan dia bermaksud pergi membeli semen.

“Sebelum pigi, oma ada tanya, so kasi mati kompor. Kita bilang ia. Jadi torang dua langsung pergi,” ujarnya.

Sekitar pukul  06.30 wita, dirinya menerima telfon bahwa rumah miliknya sudah terbakar. Kemudian dia dan istrinya bergegas ke rumah dan menyaksikan rumah mereka sudah habis terbakar.

Terpisah, Kapolsek Melonguane Ipda Dedy Matahari, SH, kepada wartawan mengatakan, hasil pemeriksaan terhadap saksi, sumber api diduga berasal dari konfor hock yang dipakai saat memasak nasi. Sementara kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp.50.000.000.

“Diketahui bahwa rumah keluarga Lindo – Tahulending tersebut terbuat dari papan sehingga api dengan cepat menjalar dan membakar habis rumah tersebut,” ungkap Matahari. (Rey Atapunang)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.