Pertama di Tabut, Desa Beha Mulai Salurkan BLT

  • Whatsapp

Kepala Desa Beha Amantu Salamate mendatangi langsung warganya dan memberikan BLT, Rabu (29/4) 2020. (Dendy/Telegrafnews.co)

TELEGRAFNEWS – Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp600 ribu kepada warga terdampak Covid-19 dari pemerintah desa mulai disalurkan di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Seperti dilakukan oleh Pemerintah Desa Beha, Kecamatan Tabukan Utara.

Berdasarkan pantauan Telegrafnews.co, Pemerintah Desa Beha mulai melakukan penyaluran BLT tersebut pada Selasa (28/4) 2020 kemarin, dan sebagai yang pertama dari desa-desa yang berada di Kecamatan Tabukan Utara.

Dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Beha Amantu Salamate terpantau turun langsung mendatangi satu per satu rumah keluarga penerima dan menyerahkan langsung bantuan tersebut.

Kesempatan berbincang dengan Telegrafnews.co, sela-sela kegiatan, Rabu hari ini, Salamate mengatakan, penerima BLT ini sudah melalui kesepakatan bersama Majelis Tua Kampung (MTK), dan terdata ada sebanyak 90 kepala keluarga yang berhak menerima sesuai kriteria yang telah ditetapkan.

“Sebelum menyalurkan bantuan tersebut, kami sudah melakukan rapat musyawarah khusus di desa pada Jumat (17/04) lalu untuk menentukan penerima bantuan dan terdata ada 90 Kepala Keluarga yang memenuhi kriteria menerima bantuan tersebut,” ujar Salamate.

Namun, dia menambahkan, dari 90 KK yang terdata tersebut ada 30 KK yang ternyata sudah tercatat dalam data BLT Dinas Sosial. Karenanya pihak masih melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial terkait 30 KK tersebut.

“Untuk 30 KK ternyata sudah juga terdata sebagai penerima BLT dari Dinas Sosial. Jadi kami menunggu sembari terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk 30 KK ini. Kalau memang ternyata dari Dinas Sosial tidak akan terealisasi maka tetap akan di danai lewat Dana Desa,” ungkap Salamate.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Jeffry F Gaghana ketika dihubungi, mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Pemerintah Desa Beha. Dia berharap bantuan yang diberikan harus dipercepat dan murni uang tunai senilai Rp600 ribu karena saat ini ekonomi masyarakat menurun akibat Covid-19.

“Tentunya kegiatan ini perlu diapresiasi dengan positif dan menjadi motivasi bagi Desa-desa lain yang belum melaksanakan penetapan dan belum membuat peraturan Kapitalaung (red; Kepala Desa) tentang penerima manfaat BLT-DD dan harus diingat oleh seluruh Kapitalaung bahwa sangat luar biasa penurunan kemampuan ekonomi masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19, sehingga perlu mempercepat penyaluran BLT-DD” pungkas Gaghana.

Diketahui selain Desa Beha, penyaluran BLT juga sudah dilakukan oleh Pemerintah Desa Kalagheng, Bungalawang, Makalekuhe dan Desa Menggawa. (Dendy Abram)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.