Langkah DPR Godok Omnimbus Law Didukung Warga

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Pro kontra terjadi di tengah masyarakat terkait pembahasan omnimbus law di DPR RI.

Omnimbus law bidang ekonomi dinilai menjadi suatu terobosan metode hukum guna memperkuat ekonomi nasional melalui perbaikan ekosistem investasi dan daya saing bangsa.

Elia Nelson Kumaat, salah satu anak muda Sulawesi Utara mengapresiasi rancangan omnimbus law ini.

“Ada 3 poin utama yang saya apresiasi, pertama syarat pendirian badan usaha yang makin dipermudah, seperti koperasi yang bisa didirikan oleh 3 pendiri saja dibandingkan sebelumnya harus 20 orang, dan pendirian Perseroan Terbatas (PT) untuk UMK bisa hanya 1 orang saja,” ujar Elia Kumaat, Rabu (29/4) 2020.

Lanjutnya, hal kedua yang patut diapresiasi adalah tidak adanya upah minimum yang diterapkan untuk pelaku usaha UMK.

Dan ketiga yang patut diapresiasi dalam draft, adanya Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pendanaan UMKM, dan orientasi pendanaan dari lembaga lendanaan yang tidak lagi berbasis jaminan (kolateral).
“Dari tiga poin tersebut, semua menjadi jawaban atas kesulitan pelaku usaha pemula yang selama ini terhambat melakukan usaha,” ujar Elia Kumaat.

Ia menambahkan aturan ini menjawab beberapa hal seperti permodalan dijawab dengan pendanaan, mekanisme operasional awal dan perizinan dijawab dengan kemudahan mendirikan badan hukum yang terintegrasi dengan OSS dan isu peningkatan usaha dijawab dengan relaksasi mengenai upah minimum.

“Ini berarti UMKM akan lebih mudah memperkerjakan pegawai untuk meningkatkan produksinya,” ujar Elia yang juga merupakan Ketua Umum HIPMI Sulut.
Disisi lain, Elia berharap agar implementasi kebijakan ini bisa dikawal agar berjalan sesuai aturan.

“Jangan sampai ada pengusaha besar yang punya kemampuan modal, tapi dia bertarung di level UMKM. Ini perlu ditindak kalau ada pengusaha yang bermain seperti itu. Karena jadi tidak ada keadilan,” jelas pengusaha muda ini.

(in)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.