Bantu Warga Terdampak Corona, Paus Sumbang 750.000 US$

  • Whatsapp

Paus Fransiskus sedang berdoa untuk kota (Roma) dan dunia untuk mengakhiri pandemi virus corona. (foto: Vatican News)

TELEGRAFNEWS – Paus Fransiskus memberikan sumbangan sebesar 750.000 US$ atau sekira Rp.12,3 Miliar.
Ini adalah sumbangan pertama, setelah Paus menggalakan pembetukan “dana darurat di Serikat Misi Kepausan” untuk membantu “orang-orang dan komunitas-komunitas yang secara tragis terkena dampak Covid-19”, sebagaimana diumumkan oleh Agenzia Fides, Layanan Informasi dari Lembaga Misi Kepausan, Senin (6/4) 2020.

Prefek Kongregasi Evangelisasi Bangsa-Bangsa Kardinal Luis Antonis Tagle mengatakan, alasan Paus menginisiasi penbentukan dana ini karena “Dalam tugas penginjilannya, Gereja sering berada di garis depan ancaman-ancaman besar terhadap kesejahteraan umat manusia”.

Dia menyebutkan, “Di Afrika saja, lebih dari 74.000 suster dan lebih dari 46.000 imam mengoperasikan 7.274 rumah sakit dan klinik, 2.346 panti untuk orang jompo dan rentan, dan mendidik lebih dari 19 juta anak di 45.088 sekolah dasar. Di banyak daerah pedesaan merekalah satu-satunya penyedia layanan kesehatan dan pendidikan. Bapa Suci meminta seluruh jaringan luas Gereja untuk menghadapi
tantangan-tantangan ke depan,” ujarnya.

Paus bukan hanya membuka dana itu, tetapi juga yang pertama memberi sumbangan. Sumbangan awal yang diberikan Paus sebesar 750.000 dolar AS. Paus memohon kepada semua “entitas Gereja” dan individu yang “mampu dan berkeinginan untuk membantu, untuk memberi sumbangan pada dana ini melalui Serikat Misi Kepausan di setiap negara.”

Sementara itu, Presiden Serikat Misi Kepausan Uskup Agung Dal Toso menjelaskan bahwa dana ini nantinya akan digunakan untuk mendukung kehadiran Gereja di wilayah-wilayah misi yang juga menderita akibat virus corona.
Kehadiran dana ini juga menjadi bukti nyata pernyataan kasih Allah Bapa kepada orang-orang yang mungkin tidak mendapatkan perhatian.

“Melalui kegiatan Gereja berupa pewartaan Injil dan bantuan praktis melalui jaringan yang luas, kita bisa tunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang sendirian dalam krisis ini. Dalam hal ini, Iembaga-Iembaga dan pelayan-pelayan Gereja memainkan peran penting. Itulah intensi Bapa Suci dalam membentuk dana ini. Sementara begitu banyak menderita, kita mengingat dan menjangkau orang-orang yang mungkin tidak mendapat perhatian dari siapa-siapa, dengan demikian menampilkan kasih Allah Bapa,” ujarnya.

Dia juga berseru kepada jaringan Serikat Misi Kepausan yang ada di setiap keuskupan di seluruh dunia, untuk “melakukan apa yang bisa mereka lakukan guna mendukung prakarsa penting dari Bapa Suci ini.”

Sebab melalui Serikat Misi Kepausan, Gereja bisa memberi dukungan kepada lebih dari 1.110 keuskupan di Asia, Afrika, Oseania, dan sebagian besar wilayah Amazon.

Sumbangan bisa disampaikan lewat transfer bank ke:
|T84F0200805075000102456047 (SWIFT UNCRITMM) untuk: Amministrazione Pontiflcie Opere Missionarie,
Dengan menyebut: Fund Corona-Virus.

Sumber: Vatican News

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.