Panik Corona, Masker Langka Di Manado. MOR Warning Pengusaha Nakal

  • Whatsapp
Wakil Walikota Manado, Mor D. Bastian

TELEGRAFNEWS – Wakil walikota Manado, Mor D. Bastian tegas memperingatkan pengusaha nakal yang melakukan pembelian massif dan menampung Masker kesehatan. Dikatakan, pemerintah kota Manado dan aparat hukum akan menindak pihak-pihak yang tak bertangungjawab mencari keuntungan di tengah keresahan masyarakat.

Kepada Telegrafnews.co, Mor menjelaskan paska diumumkan Presiden Jokowi ada pasien positif virus Corona (Cofid-19) di Indonesia, terjadi  “panic buying” di kota-kota besar termasuk juga di kota Manado. Lanjut Mor “Sebagai pemerintah kami bekerjasama dengan beberapa instansi terkait akan mengontrol agar supaya jangan sampai keadaan ini dimanfaatkan oleh pengusaha nakal. Mereka menahan barang atau menimbun, lalu menjual  dengan harga yang tinggi saat barang kosong di pasaran”.

Read More

Namun menurut Mor, masyarakat kota Manado masih pada taraf terkendali. Katanya pemerintah kota akan segera melakukan operasi pasar dan akan turun sampai ke gudang-gudang dan penjual masker kesehatan untuk memeriksa secara langsung. Memastikan stok distribusi dan harga penjualan tetap normal, stabil dan tersedia.

Mor selanjutnya menghimbau warga kota jangan panik. “Kita wajib waspada, mari sama-sama melakukan pencegahan dengan cara meningkatkan pola hidup sehat sebagaimana yang sering disosialisasikan oleh pemerintah. Dan jangan lupa, jangan putus sama-sama torang berdoa, agar Tuhan jauhkan virus ini dari kota tercinta Manado”, tandasnya.

               Masker 3 Ply Merek Senci

 

Pengusaha Nakal Telah Lama Beroperasi Di Manado

Sementara itu, hasil investigasi Telegrafnews.co, sejak sebulan lalu pengusaha nakal, penampung Masker Kesehatan sudah beroperasi di Manado. Sumber yang diperoleh menuturkan mereka memasang orang-orang yang dimodali sejumlah uang untuk membeli sebanyak-banyaknya di toko obat, apotik, bahkan di warung dimanapun Masker bisa didapat.

Jenis masker yang diutamakan adalah 3 Ply, merek senci. Namun apapun merek yang dijumpai semuanya di borong. Mereka membeli setiap pak bahkan eceran per satuan pun di bayar. Harga yang ditawarkan dari Rp. 100.000 sampai 250.000 per pak isi 50 buah masker. Bahkan hari ini beredar kabar harga sampai Rp. 400.000 per pak !. Tapi semua tempat penjualan sementara kosong sampai siang ini. (AD)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.