MJP Gelar Kopdar Bahas Pandemi Virus Corona

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Karena kepeduliannya akan kesehatan masyarakat, khususnya di daerah Sulawesi Utara (Sulut), Melky Jakhy Pangemanan (MJP), anggota DPRD Provinsi Sulut menggelar Kopi Darat (Kopdar).

Setiap bulan MJP memberi pertanggungjawaban kinerjanya melalui Kopdar Laporan Kerja Bulanan.

Read More

Kali ini MJP bukan saja memberikan laporan melainkan ikut membahas Antisipasi Penyebaran Virus Corona dan Dampaknya di Sulawesi Utara.

Laporan Kerja Bulan Februari 2020 ini, MJP melaporkan tentang aduan dan aspirasi yang masuk dari masyarakat serta aduan aspirasi yang telah ditindaklanjuti ke pihak-pihak terkait, diantaranya tentang tunjangan sertifikasi guru dan aspirasi guru honorer berusia diatas 35 Tahun.

Selain itu, MJP memaparkan kinerja pada bulan Februari MJP yakni bersama komisi IV DPRD Sulawesi Utara telah menyampaikan aspirasi kaum buruh sulawesi utara tentang Omnimbus Law ke DPR RI, serta melakukan kunjungan langsung ke PT. Conch North Sulawesi Cement.

” Ini sebagai upaya keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal di PT. Conch, berbagai kerja lainnya yang kami lakukan, saya laporkan kepada publik via sosial media,” terang MJP.

Dalam Kopdar dan Laporan kerja bulan Februari 2020 ini, MJP mengadakan diskusi bersama rekan-rekan media terkait Antisipasi penyebaran virus Covid-19 di Sulawesi Utara.

Dalam diskusi ini diundang narasumber-narasumber yang kompeten dibidangnya seperti, dr. Fransiscus Silangen yang juga adalah Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara, dr. Steven Dandel sebagai Kabid Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara yang juga adalah Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Henry Katjili Kepala Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulawesi Utara serta Taufik Tumbelaka sebagai Pengamat Pemerintahan.

Diskusi terbatas dengan media ini didapati beberapa hal mengenai virus corona baru ini, yakni virus ini adalah virus yang dapat sembuh dengan sendirinya atau dikenal dengan nama self limited diseases.

“Virus ini adalah jenis virus yang bisa sembuh dengan sendirinya,” ujar dr Andi Fransiscus Silangen.

Dirinya menghimbau agar masyarakat tidak perlu kuatir, asalkan tetap menjaga sistem imun tubuh.

“Yang membuat lebih parah adalah adanya kepanikan,” kata Silangen.

Hal yang sama juga dijelaskan oleh dr. Steven Dandel sebagai Juru Bicara Covid-19 di Sulut bahwasanya siatem penanggulangan sudah dibangun sesuai instruksi WHO.

“Sistem penanggulangan Covid-19 berjalan sesuai standart prosedur yang sudah ditetapkan oleh WHO, sehingga diharapkan masyarakat tidak perlu panik, dengan tetap menjaga kesehatan dan pola hidup sehat,” harap Dandel

Terkait pasien yang dijadikan PDP, sudah seharusnya ada privatisasi data pasien agar tidak terjadi diskriminasi, masyarakat diminta tidak fokus dengan pasien PDP Covid-19, tapi fokuslah dengan cara menjaga diri masing-masing dari penularan virusnya, karena yang tidak bergejala sekalipun belum tentu tidak terpapar virus.

Saat mengakhiri diskusi, Anggota DPRD MJP menyampaikan bahwa DPRD Provinsi sebagai lembaga yang melakukan pengawasan, berperan serta melakukan edukasi ke masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi Virus Covid-19. Ada dana APBD Sulawesi Utara sebesar 45 Milliyar yang dialokasikan pemerintah untuk penanggulangan Covid-19, MJP akan memastikan bahwa anggaran tersebut digunakan dengan sebaik-baiknya demi kepentingan dan keselamatan masyarakat Sulawesi Utara.

“Saat ini secara Nasional telah diambil langkah Social Distancing selama 14 hari kedepan, langkah ini adalah langkah preventif yang mengacu pada standar prosedur WHO, diharapkan dalam 14 hari kedepan agar masyarakat khususnya anak sekolah yang diminta belajar di rumah, agar benar-benar mematuhi langkah Social Distancing ini, hal ini diambil demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kita harus disiplin, lakukan pola hidup sehat, banyak mengkonsumsi sayur dan buah, rajin cuci tangan, minum multivitami jika perlu, dan selalu berdoa pada Tuhan agar senantiasa dijauhkan dari berbagai keburukan dan penyakit,” tutup Politisi muda ini

(Ind)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.