Dibuka Wabup, MTQ di Talaud Diharapkan Jadi Sarana Pembinaan Rohani Anak

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Musabakah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVIII tingkat Kabupaten Kepulauan Talaud resmi digelar di Masjid Nurul Jihad Bawunian di Kelurahan Makatara, Kecamatan Beo Utara, Sabtu-Minggu (14-15/3) 2020. MTQ XXVIII ini mengusung tema ” Dengan MTQ Kita Wujudkan SDM yang Unggul, Profesional dan Qur’ani untuk Mewujudkan Indonesia Maju”.

Pelaksanaan MTQ itu secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Talaud Moktar Arunde Parapaga sekira pukul 16.00 Wita, kemarin.

Prosesi pembukaan turut dihadiri Ketua DPRD Talaud Jakop Mangole, Kepala Kantor Kemenag Talaud Hj.Yahya W. Pasiak, Unsur Forkopimda Talaud, Kapolsek Beo dan Danramil Beo, Ketua LPTQ Kabupaten Kepulauan Talaud ,Tokoh Muslim Talaud Hj Kasim Lintong, Ketua BKMT Bawunian Yulham Ashar serta para imam masjid bersama jamaah.

Laporan panitia oleh Ketua BKMT Yulham Ashar menyebutkan antusiasme jamaah pada MTQ kali sangat tinggi. Itu terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 74 kalifah atau kontingen, utusan dari Kecamatan Lirung, Melonguane, Melonguane Timur, Beo dan Kecamatan Beo Utara.

Selain sebagai wadah untuk menghafal dan mengeja Alquran secara baik dan benar, pemenang lomba MTQ tingkat kabupaten ini, kata Yulham Ashar, “akan diutus mewakili Kabupaten Kepulauan Talaud dalam lomba MTQ tingkat provinsi yang rencananya digelar di Lapangan Santiago, Kota Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Minggu-Senin (5-13/4) 2020 mendatang.”

Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut, diwakili Wakil Bupati Moktar Arunde Parapa memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia penyelenggara dan Kemenag Talaud yang telah mendukung penuh pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten ini.

Dia mengucapkan selamat berlomba kepada para peserta, sambil berharap
MTQ ini tidak sebatas lomba saja, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah islamiyah.

“Mari kita jadikan kegiatan MTQ sebagai forum silahturami yang mengandung nilai-nilai positif dan memperkuat rasa persaudaraan dalam ikatan kebersamaan lintas etnis dan lintas agama sesama masyarakat,” ajak Moktar Parapaga, dalam sambutannya.

Moktar Parapaga juga berharap, dewan juri memberikan penilaian secara obyektif, sehingga menghasilkan juara terbaik dan dapat mewakili Talaud ke ajang provinsi bahkan nasional.

“Pemerintah daerah tetap memperhatikan setiap kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di daerah. Sinergitas tetap diperlukan dalam rangka mewujudkan pembangunan di daerah,” imbuhnya.

Senada dengan wakil bupati, Hj. Yahya W. Pasiak, Kepala Kantor Kemenag Talaud, juga berharap MTQ ini tidak berhenti pada tataran seremonial lomba. MTQ, kata Yahya, kiranya menjadi sarana untuk membinah dan menata mental dan spritual anak-anak kita agar menjadi lebih baik ditengah kondisi bangsa yang masih diwarnai saling hujat saling menyalahkan antar sesama anak bangsa.

“MTQ ini bukan hanya sekedar serimonial. Tetapi lebih penting membaca Alqur’an, merefleksikan dan melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga kita bisa menata kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud di dalam suasana kehidupan yang rukun, aman dan damai,” ajak Yahya.

Kegiatan ini juga turut mendapat pengamanan dari Polres Talaud dan Kodim 1312/Talaud melalui Polsek Beo dan Koramil Beo. (***/Rey)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.