Barang yang Dibongkar KM Logistik Nusantara I di Pelabuhan Tahuna Tidak Sesuai Manifes

  • Whatsapp

Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo, SIK saat memantau pembongkaran barang oleh Kapal Logistik Nusantara I di Pelabuhan Nusantara Tahuna, Jumat (13/3) 2020.

 

TELEGRAFNEWS – Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo, SIK didampingi Kasat Sabhara Kompol G. H. Daud, Kasat Reskrim IPTU Angga Maulana, SIK, SH, Kasat Polairud IPTU Thalib dan Kapolsek Tahuna IPTU P. Aritonang melakukan penyeledikan terhadap barang-barang yang dibongkar oleh kapal Logistik Nusantara 1 di Pelabuhan Nusantara Tahuna, Jumat (13/3) 2020.

“Hal ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam hal penggunaan dan fungsi Tol Laut ini, sehingga pemanfaatannya benar-benar sesuai dengan tujuannya,” kata Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo, SIK.

Dia menjelaskan, barang yang akan dibongkar oleh kapal Logistik Nusantara 1
di pelabuhan Nusantara Tahuna sebanyak 39 kontainer, dan yang sudah dibongkar sebanyak 13 kontainer.

Namun dari 13 kontainer yang dibongkar, kata Kapolres, sebanyak 7 kontainer tidak sesuai manifes dan peruntukannya.

“Dari 13 kontainer yang dibuka tersebut berdasarkan manifes barang ditemukan bahwa 6 kontainer sesuai dengan manifes, sedangkan 7 Kontainer tidak sesuai dengan manifes dan tidak sesuai dengan peruntukannya,” tandas Kapolres.

Kapolres menambahkan, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan hingga 39 kontainer tersebut semuanya dibongkar untuk memastikan kesesuaian barang yang dimuat dengan manifes.

Sementara terkait isi kontainer yang tidak sesuai dengan manifes, Kapolres dengan tegas menyatakan bahwa hal itu merupakan tindakan pemalsuan dokumen.

“Kalau yang tidak sesuai manifes barang maka akan dilakukan koordinasi dengan pihak terkait. Yang pasti bahwa ini adalah pemalsuan dokumen barang,” tandas kapolres. (Dendy Abram)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.