Talud Tak Kunjung Dibangun, Warga Tagih Janji Pemerintah Kampung Peling Sawang

  • Whatsapp

RAWAN. Sebagian wilayah pesisir pantai Kampung Peling Sawang, Siau Barat yang rentan diterjang gelombang tinggi dan abrasi pantai.

TELEGRAFNEWS – Warga Kampung Peling Sawang menagih janji Pemerintah Kampung (Desa) Peling Sawang untuk membangun talud penahan ombak yang sudah direncanakan sejak 2018 silam, namun hingga kini belum ada tanda-tanda pengerjaannya.

Warga Peling Sawang Wisye mengatakan, rencana pembangunan talud pengaman pantai di pesisir Kampung Peling Sawang, Kacamatan Siau Barat, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, sudah dimulai dengan pengukuran lokasi pada 2018 lalu.

“Pengukuran sudah dilakukan sejak 2018, namun hingga kini belum terealisasi,” ujar Wisye, ditemui di Peling Sawang, Rabu (12/2) 2020.

Keberadaan talud pengaman pantai, katanya, mendesak diadakan. Warga sangat membutuhkan agar bisa terlindung dari amukan ombak, juga abrasi pantai.

“Saat cuaca buruk dan gelombang tinggi air laut masuk hingga kedalam rumah. Ini membuat kami yang tinggal di pesisir pantai sangat tidak nyaman. Keselamatan kami jadi taruhannya. Kiranya pemerintah secepatnya membangun talud yang sudah dijanjikan itu,” pungkas Wisye.

Kapitalau Kampung Peling Sawang Yosias Manahesebe saat dikonfirmasi mengatakan, janji pembangunan talud tersebut dijanjikan oleh pemerintah desa yang lama. Saat itu dirinya belum menjabat. Meski begitu, dia akan berupaya agar talud itu dapat dibangun.

Dia mengatakan, rencana pembangunan talud di pesisir pantai Kampung Peling Sawang menggunakan anggaran APBD Kabupaten Sitaro. Karena itu dirinya akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten. Dia berharap pada Tahun 2021 talud itu boleh direalisasi.

“Bangunan nanti akan dibangun 2021, karena menggunakan dana APBD Kabupaten,” singkatnya.

(Igel)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.