Siswa Ancam Guru Gegara HP Dikumpul, Polisi Berhasil Mediasi

  • Whatsapp

Polsek Beo datangani SMK Negeri 3 Beo untuk mengamankan BYM, siswa pelaku pengancaman terhadap gurunya, Kamis (20/2) 2020.

TELEGRAFNEWS – BYM, seorang siswa SMK Negeri 3 Beo, Talaud, Sulawesi Utara, Kamis (20/2) 2020, terpaksa diamankan Polisi Sektor (Polsek) Beo, karena diduga telah melakukan pengancaman terhadap gurunya sendiri, Novelia Sarageti (35).

“Bersama anggota, kami datang ke sekolah SMK Negeri 3 Talaud di Bantik, Kecamatan Beo, dan mengamankan seorang siswa pelaku pengancaman terhadap guru yang selanjutnya dilakukan pemeriksan,” ungkap Kapolsek Beo Ipda Johan Atang.

Kejadian bermula saat ponsel milik siswa BYM turut dikumpulkan oleh gurunya Novelia Sarageti usai apel pagi. Hal itu sudah sesuai peraturan sekolah, bahwa siswa tidak diijinkan membawah dan mengunakan ponsel selama jam sekolah.

Meski begitu, siswa BYM tak menerima kalau poselnya dikumpulkan. Ia pun marah lalu berteriak, membanting kursi dan meja dan mengejar gurunya, Novelia Sarageti, hingga ke ruang guru.

Ketakutan dan merasa terancam, Novelia pun memanggil suaminya. Namun upaya mediasi oleh pihak sekolah tak berhasil, sehingga pihak sekolah bersama camat membuat laporan ke Polsek Beo.

Namun setelah melalui mediasi yang lakukan polisi, yang melibatkan pihak sekolah, korban dan keluarga, juga siswa BYM dan orang tuanya, akhirnya kasus pengancaman ini pun berakhir damai.

siswa BYM meminta maaf dengan memeluk gurunya usai mediasi yang dilakukan Polsek Beo, Kamis (20/2) 2020.

(Rey Atapunang)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.