Selama Tahun 2019, OJK Sulutmalutgo Terima 866 Aduan

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Selama tahun 2019, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara (Sulutgomalut) menerima 866 Aduan.

Dari 866 aduan tersebut, 835 dari Sulawesi Utara (Sulut), 26 dari Gorontalo dan 5 dari Maluku Utara.

Read More

Dikatakan Kepala Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Industri Keuangan Non Bank (IKNB) dan Pasar Modal OJK Sulutgomalut Ahmad Husein bahwa aduan untuk wilayah Sulut totalnya ada 835 aduan.

“Dari 835 aduan, yang ditujukan langsung kepada OJK ada 151, tembusan 78 dan konsultasi permintaan dan pemberian informasi (walk-in) ada 606,” ujar Husein kepada wartawan saat menyelenggarakan Media Gathering, beberapa waktu yang lalu.

Menurut Husein, dari data yang dirangkum OJK Sulutgomalut pada tahun 2019 aduan kepada OJK mengalami peningkatan.

“Pada tahun 2017 ada 177 aduan tertulis dan 391 walk-in, tahun 2018 ada 215 aduan tertulis dan 464 walk-in, jadi memang di tahun 2019 mengalami peningkatan,” jelas Husein yang didampingi Kepala OJK Sulutgomalut, Slamet Wibowo.

Husein menjelaskan, permasalahan yang sering diadukan serta menjadi topik konsultasi yakni masalah pinalti yang tidak diberikan penjelasan terlebih dahulu, asuransi kredit yang tidak bisa diklaim, kredit macet debitur yang tidak mempunyai kemampuan lagi, lelang agunan yang tidak sesuai ketentuan, pelunasan yang ingin dipercepat tapi ditunda oleh pihak bank.

“Ada juga biaya takeover yang tidak sesuai ketentuan, oknum pegawai PUJK yang tidak beretika dalam pelayanan, informasi debitur yang tidak akurat, penarikan kendaraan bermotor yang tidak sesuai, fidusia serta fintech peer to peer lending,” pungkas Husein.

(Ind)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.