Rawan Bencana, Prajurit TNI AD di Sangihe Siaga

  • Whatsapp

SIAGA. Dandim 1301/Sangihe Letkol Inf Rachmad Christanto meminta seluruh prajurit tingkatkan kewaspadaan dan siaga bencana, Selasa (11/2) 2020. (foto:Dendy/Telegrafnews)

TELEGRAFNEWS – Komandan Kodim (Dandim) 1301/Sangihe Letkol Inf Rachmad Christanto meminta prajurit TNI AD di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus meningkatkan kewaspadaan dan siap sedia mengantisipasi bencana alam.

“Kondisi cuaca ekstrim dan curah hujan sekarang ini cukup tinggi, untuk itu diharapkan untuk prajurit di wilayah untuk meningkatkan kewaspadaan dan aktif di wilayah. Laporkan segera hal-hal yang menonjol di wilayah. Jangan terlena. Karena di wilayah kita, masih ada daerah-daerah tertentu yang sangat rawan bencana,” ujar Dandim, di Aula Santiago Kodim 1301/Sangihe, Selasa (11/2) 2020, kemarin.

Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan kondisi geografis yang sebagian besar merupakan wilayah dataran tinggi; berupa perbukitan dan pegunungan, ditambah banyaknya lokasi aliran sungai serta adanya curah hujan tinggi memang membuat daerah ini sangat rawan bencana alam. Terutama longsor dan banjir bandang.

Awal tahun ini saja sedikitnya 3 kecamatan, yakni Manganitu, Tamako dan Kendahe terdampak bencana alam akibat banjir dan longsor. Tepatnya di Kampung Sesiwung, Lebo dan Belengan. Kemudian di Kampung Ulungpeliang, Pokol dan Balane.

Terparah di Kampung Lebo, Kecamatan Manganitu. Ada korban jiwa, banyak warga yang luka-luka ditambah tak sedikit kerugian materi.

(Dendy Abram)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.