Forwas, Toga, Tomas dan Pemuda Sangihe Tolak Radikalisme

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Forum Wartawan Sangihe (Forwas), tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, pelajar dan mahasiswa sepakat menolak paham radikalisme tumbuh dan berkembang di wilayah Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

“Forwas bersama dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para siswa dan mahasiswa telah bersepakat untuk menangkal dan mencegah radikalisme agar tidak tumbuh dan menjamur di daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ujar Ronny Paulus Serang pada kesempatan Dialog Perbatasan Cegah Radikalisme di Kepulauan Terluar Kabupaten Kepulauan Sangihe, di ruang serbaguna Sekretariat Daerah Kabupaten Sangihe, Kamis (27/2) 2020 kemarin.

Dia mengatakan, menghangatnya isu radikalisme baik secara global, maupun nasional harus diwaspadai oleh seluruh masyarakat, terutama warga di perbatasan seperti di Kepulauan Sangihe.

Karena itu, kata Paulus, Forwas bertekad untuk terus memberi pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya radikalisme. Serta mendeklarasikan penolakan paham radikalisme di Tanah Tampungang Lawo (Sangihe) yang secara langsung berbatasan dengan negara tetangga Filipina.

“Berharap kami dapat memberikan feedback yang baik ke masyarakat, memberi pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya ini dan kedepan diharapkan ada lembaga lain selain Forwas, atau siapa saja yang berbeban untuk melakukan diskusi seperti dialog ini, untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang bahayanya radikalisme itu, bila ada dan bertumbuh di tengah-tengah kita,” pungkas Paulus, yang didaulat sebagai Ketua Panitia Dialog Perbatasan Cegah Radikalisme di Kepulauan Terluar Kabupaten Kepulauan Sangihe itu. (Dendy Abram)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.