Dimuat KM Barcelona II, Polres Talaud Sita 888 Botol Cap Tikus Ilegal

  • Whatsapp
UNGKAP. Polres Talaud melakukan konferensi pers penangkapan miras ilegal jenis cap tikus.(foto:Rey/Telegrafnews)

UNGKAP. Polres Kepulauan Talaud melakukan konferensi pers penangkapan miras ilegal jenis cap tikus, Jumat (7/02) 2020. (foto:Rey/Telegrafnews)

TELEGRAFNEWS – Polres Kepulauan Talaud menyita 888 botol aqua berisi minuman keras ilegal jenis cap tikus di Pelabuhan Laut Lirung, Talaud Sulawesi Utara. Siapa pemilik cap tikus ilegal tersebut sampai saat ini belum diketahui.

Kapolres Kepulauan Talaud AKBP. Alam Kusuma. S. Irawan mengatakan, penyitaan cap tikus ilegal oleh Sat Narkoba Polres Kepulauan Talaud di Pelabuhan Lirung tersebut setelah mendapat informasi bahwa ada cap tikus ilegal yang dimuat KM Barcelona II saat berlayar dari Manado ke Talaud pada Kamis, (6/02) 2020.

“Pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa di kapal Barcelona II ada muatan miras, cap tikus dalam hal ini. Kemudian kita melaksanakan pengecekan dan menemukan ada miras cap tikus ilegal sebanyak 553,8 liter atau 888 botol,” kata Alam, dalam konferensi pers di Mako Polres Kepualauan Talaud, Jumat (7/02) 2020, kemarin.

Menurutnya, siapa pemilik cap tikus tersebut belum diketahui. Dan polisi masih terus melakukan penyelidikan.

Cap tikus ilegal yang disita Polres Talaud di Pelabuhan Lirung. (foto:Rey/Telegrafnews)

Polisi juga telah memeriksa pihak KM Barcelona II, namun pihak KM Barcelona II tidak mengetahui perihal keberadaan muatan cap tikus ilegal tersebut.

“Mudah-mudahan pemiliknya dapat tertangkap. Sekarang kita masih sementara melakukan penyelidikan,” Alam.

Sementara itu, saat ditanya apakah sitaan tersebut akan dinusnahkan, kapolres dengan tegas memastikan akan dimusnahkan, sekalipun pemiliknya belum berhasil ditemukan.

“Pasti kami akan melakukan pemusnahan! Sekarang kita masih proses lidik tersangkanya. Dan apabila perkembangannya tidak memungkinkan, akhirnya kita akan melaksanakan pemusnahan juga,” ujar Alam.

Untuk mencegah beredarnya miras ilegal di Kepulauan Talaud, katanya, polisi juga terus melakukan pengawasan di Pelabuhan Feri Melonguane mengingat miras ilegal yang masuk ke Kepualauan Talaud juga kerap dimuat melalui kapal feri.

Selain itu, lanjutnya, pengawasan ke kios-kios atau warung-warung yang menjual miras ilegal juga akan terus dilakukan.

“Kepada pihak kapal diimbau apabila mengetahui ada miras ilegal yang dimuat segera melapor kepada pihak kepolisian. Dan kepada masyarakat alangkah baiknya mulai mengurangi konsumsi minuman keras, karena tentunya akan berdampak buruk bagi kesehatan juga bagi kehidupan ekonomi keluarga,” kunci Alam.

(Rey Atapunang)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.