27 Titik Terpasang, Layanan Internet Bakal Jangkau Semua Desa di Talaud

  • Whatsapp

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Talaud Royke Larinse. (foto: Rey/Telegrafnews)

TELEGRAFNEWS – Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara telah menyediakan 27 unit layanan internet gratis, dan terus diupayakan agar akses internet gratis tersebut dapat terpasang di semua desa.

Kepala Dinas Infokom Kabupaten Kepulauan Talaud Royke Larinse mengatakan, pengadaan internet ini dilakukan melalui bantuan dari
Badan Aksesibilitas dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dengan PT. Telkom.

Untuk kerja sama dengan Kementerian Infokom, internet yang diadakan berupa internet gratis bersandi BAKTI AKSI yang ditempatkan pada sekolah, puskesmas, desa dan kelurahan.

“Untuk puskesmas dan sekolah sekarang sudah ada 27 yang sudah ada jaringan internet,” kata Royke, di ruang kerjanya, Selasa (18/2) 2020.

Dari 27 unit internet yang telah terpasang itu, 9 unit sudah lengkap meliputi WIF, stabilators dan microtik. Sedangkan sisanya baru ada perangkat WIF.

“Yang sudah lengkap seperti di SMPN 3 Tule, SMP Negeri 4 Kiama, SMP Negeri 2 Tarun dan SMP Negeri I Melonguane. Kemudian SDK Ebenhaezer Melonguane dan SDN Inpres Melonguane. SMP N Essang dan SDN Essang serta Kantor BPS Talaud untuk menunjang pelaksanaan sensus penduduk 2020,” ujarnya.

Sedangkan untuk desa dan kelurahan, katanya, sementara diperjuangkan ke pemerintah pusat.

“Tahun ini ada lagi. Rencananya akan dipasang pada Juni atau Juli. Mudah-mudahan kita terus ada ketambahan,” harap Royke.

Sedangkan untuk menunjang kinerja pemerintah daerah, Dinas Infokom melakukan kerja sama dengan PT. Telkom untuk pemasangan internet pada setiap kantor badan/dinas.

“Baru-baru ini kita ada kerja sama dengan PT. Telkom untuk jaringan internet Pemda, dan yang sudah menggunakan akses arsinet ada 13 OPD. Sementara 17 masih menggunakan minion. Nantinya pada bulan Maret semua sudah arsinet melalui kerja sama dengan PT. Telkom,” tutur Royke.

Lebih lanjut, Royke mengingatkan, kepada sekolah-sekolah atau puskesmas yang sudah terpasang akses internet agar menghidupkan akses internet selama 1×24 jam. Karena pengadaan internet ini dinaksudkan untuk dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.

“Tidak ditutup itu. 1×24 jam dibuka. Tidak ada password,” tegasnya.

(Rey Atapunang)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.