2 Batal, 31 Desa di Sangihe Siap Gelar Pilkades

  • Whatsapp

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kepulauan Sangihe Jeffry Gaghana, SH, MH.

TELEGRAFNEWS – Setelah melalui tahapan seleksi bakal calon, dari 33 desa yang direncanakan, akhirnya hanya 31 desa di Kabupaten Kepulauan Sangihe dipastikan siap menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) pada Mei mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kepulauan Sangihe Jeffry Gaghana, SH, MH mengatakan, sedianya ada 33 desa di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang akan menggelar Pilkades yang dijadwalkan berlangsung pada Mei tahun ini. Namun setelah melalui tahapan seleksi bakal calon, 2 desa dinyatakan gugur karena hanya ada 1 bakal calon. Sedangkan sesuai aturan jumlah minimal adalah 2 bakal calon.

“Saat ini tercatat ada 33 desa yang rencananya akan menggelar pemilihan kepala desa. Namun dari jumlah itu, ada 2 desa yang tidak bisa menggelar pemilihan karena hanya ada 1 orang yang mencalonkan diri. Sementara, sesuai Perbup Nomor 13 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa, disitu dijelaskan bakal calon maksimal 5 orang dan minimal 2 orang. Jika kurang dari 2 orang maka tidak bisa dilakukan pemilihan dan jika lebih dari 5 orang maka akan diadakan seleksi tambahan dari pihak kabupaten dengan melihat profil para calon seperti latar belakang pendidikan dan pengalaman dalam pemerintahan,” ujar Gaghana, di ruang kerjanya, Senin (10/2) 2020.

Dia menyebutkan, dua desa yang tidak dapat menggelar Pilkades tersebut yakni Desa Kendahe 1 dan Desa Taloarane. Dan untuk kedua desa ini, katanya, akan diisi oleh Penjabat kepala desa.

“Sedangkan untuk Desa Laine ada 9 orang calon yang mendaftar, maka mereka akan diseleksi lagi sampai tersisa 5 orang. Karena aturan mengatur batas maksimal jumlah calon adalah 5 orang,” tambah Gaghana.

Terpisah, Hutman Masala, Kepala Desa Mala, Kecamatan Tabukan Utara, ketika diwawancarai terkait kesiapan pemilihan di desanya mengatakan, semua proses pentahapan berjalan dengan baik sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku.

“Kami telah membentuk panitia pemilihan di desa dan untuk prosesnya mulai dari pendaftaran calon sudah dilaksanakan sesuai ketentuan yang ada. Dan untuk Desa Mala sendiri ada 4 orang yang mencalonkan diri dalam pemilihan Kepala Desa” tutur Masala.

(Dendy Abram)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.