Terkait Kematian Bupati Boven Digoel, Wabup Kecam Pemberitaan yang Dinilainya ‘Liar’

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Menanggapi maraknya informasi di media terkait penyebab meninggalnya Bupati Boven Digoel Benediktus Tambonop, maka wakil Bupati Boven Digoel Chaerul Anwar menggelar jumpa pers bersama awak media bertempat di Jalan Ermasu Merauke, Jumat,(17/01)2020.

Wabup mengatakan bahwa kepergian Bupati merupakan satu duka cita yang sangat mendalam baginya, keluarga, serta masyarakat Kabupaten Boven Digoel.

Read More

“Mendiang secara pribadi yang saya kenal adalah pribadi yang tegas, bijaksana, penyayang keluarga, peduli kepada orang lain, peduli kepada masyarakatnya, khususnya kepada orang asli Papua,” kata Anwar.

Ia menjelaskan bahwa apa yang telah Almarhum Bupati kerjakan selama ini di pemerintahan Kabupaten Boven Digoel sudah berjalan dengan baik.

Dan terkait pemberitaan yang tidak benar tentang kronologis meninggalnya Bupati Benediktus Tambonop yang tersebar di beberapa media, atas nama Pemerintah Daerah Boven Digoel, secara resmi Wakil Bupati menyatakan sangat keberatan dan prihatin dengan pemberitaan yang begitu liar oleh oknum-oknum atau pihak terkait yang dengan sengaja mempublikasikan informasi tersebut.

“Kepada anda yang sudah mempublikasikan hal-hal yang tidak etis, saya minta untuk mencabut ataupun mengklarifikasi sesusai jenjang kapasitas yang anda miliki,” tegas Anwar.

Lanjit Anwar, Informasi resmi yang sudah didapatkan dari pihak Kepolisian adalah Bupati Boven Digoel meninggal dunia karena sakit.

“Almarhum meninggal dunia karena sakit. Itu informasi resmi dari kepolisian,” katanya.

Terkait berita yang berkembang bahwa Bupati Boven Digoel meninggal setelah melakukan perbuatan asusila dengan seorang wanita di kamar hotel tidaklah benar bahwa hal ini telah diklarifikasikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus yang membantah dan mengatakan berita yang beredar itu tidaklah benar.

” Bahwa beliau meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit diduga yang bersangkutan memiliki penyakit jantung, hal senada pula di sampaikan kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto beliau meninggal usai mengikuti kegiatan rakernas PDI Perjuangan di JIEXPO Kemayoran,” kata Anwar.

Anwar juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia lebih khusus masyarakat Kabupaten Boven Digoel bahwa berita-berita yang berkembang di media sosial adalah tidak benar. Anwar juga menambahkan bahwa secara resmi kronologis tertulis sampai dengan sekarang belum di terima.

“Untuk itu saya berpesan apabila menerima gambar ataupun pemberitaan yang tidak benar tersebut tidak perlu untuk disebarluaskan atau di publikasikan,” tutupnya. (Thedy)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.